Sumbawa Besar, Laskarmerdeka.com -
Dalam upaya meningkatkan kualitas Data Pokok Pendidikan (Dapodik), Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Nusa Tenggara Barat melaksanakan kegiatan Verifikasi dan Validasi (Verval) Dapodik Tahun 2026 yang dipusatkan di SMP Negeri 3 Sumbawa pada 21–22 Mei 2026.
Kegiatan ini diikuti operator Dapodik dan perwakilan satuan pendidikan dari berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Sumbawa.
Pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari kondisi Indeks Kualitas Dapodik (IKD) Provinsi NTB yang berdasarkan dashboard IKD per 11 Mei 2026 baru mencapai 76,68 persen. Dari tiga indikator utama IKD, yakni kelengkapan, validitas, dan kemutakhiran data, masih terdapat beberapa aspek yang mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya.
Dalam kegiatan tersebut hadir Kasubag Program Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa, Iwan Satriawan, SE., M.Ak bersama tim Dapodik Kabupaten Sumbawa untuk memberikan pendampingan dan penguatan kepada operator sekolah terkait proses verifikasi dan validasi data pendidikan.
Melalui kegiatan ini, BPMP NTB bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa melakukan pendampingan langsung kepada satuan pendidikan yang masih mengalami kendala dalam penginputan maupun pemutakhiran data Dapodik.
Pendampingan tersebut diharapkan mampu meningkatkan akurasi dan kualitas data pendidikan yang menjadi dasar dalam berbagai kebijakan pendidikan nasional.
Kegiatan berlangsung selama dua hari mulai pukul 08.00 hingga 16.00 Wita dengan menghadirkan tim pendamping dari BPMP NTB dan operator Dapodik Dinas Pendidikan Kabupaten Sumbawa.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa, Budi Sastrawan, S.IP., M.Si., menyampaikan bahwa kualitas data pendidikan memiliki peran penting dalam mendukung perencanaan dan pengambilan kebijakan pendidikan yang tepat sasaran.
“Data yang valid dan mutakhir menjadi fondasi penting dalam pembangunan pendidikan. Karena itu, seluruh satuan pendidikan diharapkan dapat terus meningkatkan ketelitian dan konsistensi dalam pengelolaan Dapodik,” ujarnya.
Selain menjadi ajang pendampingan teknis, kegiatan ini juga menjadi wadah koordinasi dan penguatan sinergi antara BPMP NTB, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa, serta operator sekolah dalam mewujudkan tata kelola data pendidikan yang akurat, lengkap, dan berkelanjutan.
BPMP NTB sendiri menegaskan komitmennya dalam menerapkan Zona Integritas Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (ZI WBBM) dalam seluruh pelaksanaan kegiatan.(AM01)


0Komentar