TfC0GSY7TpM8TUM0TpOlBSr8Td==

Breaking News:

"Sumbawa Digital Ranch” Dorong Peternakan Berbasis AI dan Wisata Ternak


Sumbawa Besar, Laskarmerdeka.com —

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Sumbawa, Saifuddin, S.P., membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Sumbawa Digital Ranch: Sistem Peternakan Sapi Umbaran Berbasis AI-IoT dengan Integrasi Marketplace Investasi Ternak Digital dan Smart Livestock Tourism” yang digelar di Aula Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sumbawa, Rabu (200/05/2026).

Dalam sambutannya, Kadis Saifuddin menyampaikan bahwa Kabupaten Sumbawa memiliki potensi peternakan yang sangat besar dengan populasi sapi mencapai 317 ribu ekor. Jumlah tersebut dinilai menjadi salah satu yang terbesar di wilayah timur Pulau Sumbawa dan menjadi modal utama dalam pengembangan peternakan berbasis teknologi digital.

“Populasi sapi di Kabupaten Sumbawa saat ini tercatat sekitar 317.000 ekor. Ini cukup besar dibandingkan kabupaten tetangga di wilayah timur. Potensi ini harus kita manfaatkan dengan baik melalui inovasi dan teknologi,” ujarnya.

Ia berharap melalui kegiatan FGD tersebut dapat lahir solusi dan langkah nyata yang bisa diterapkan dalam pengembangan peternakan modern di Sumbawa.

Dijelaskan, integrasi teknologi AI-IoT dengan konsep wisata ternak dan investasi digital dapat membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, dengan
potensi wisata peternakan di kawasan Sebasang dan Lenangguar yang dinilai bisa dikembangkan secara terintegrasi.

“Kita punya dua lokasi wisata di Sebasang dan Lenangguar, mudah-mudahan nanti bisa saling mendukung dan menutupi kekurangan satu sama lain,” tukasnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya tindak lanjut dan evaluasi berkelanjutan dari program yang dirancang melalui FGD tersebut. Ia berharap kerja sama antara tim konsorsium, pemerintah daerah, dan seluruh pihak terkait dapat terus berjalan hingga beberapa tahun ke depan.

“Harapan saya jangan sampai setelah kegiatan ini selesai, programnya ikut selesai. Kita harus bekerja sama supaya hasil penelitian dan inovasi ini bisa terus berlanjut dan dimanfaatkan masyarakat. Insya Allah saya akan mendukung program ini selama saya masih menjabat,” tegasnya.

FGD “Sumbawa Digital Ranch” menjadi bagian dari upaya mendorong transformasi sektor peternakan menuju sistem yang lebih modern, efisien, dan berbasis teknologi digital di Kabupaten Sumbawa, ujarnya.(AM01)

Daftar Isi

0Komentar

Formulir
Tautan berhasil disalin