Sumbawa Besar, Laskarnerdeka.Com -
Dalam rangka pelaksanaan prioritas Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang dilaksanakan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP-RI) melalui program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahun 2026, maka dari delapan Desa yang diusulkan Pemda Sumbawa, alhamdulillah kita mendapatkan lampu hijau kabar kepastian tiga Desa mendapatkan program KNMP 2026 tersebut, ungkap Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Sumbawa Rahmat Hidayat S.Pi MT dalam keterangan Pers diruang kerjanya Selasa (28/4/2026).
Dijelaskan, memang survei awal dari delapan calon lolasi Desa KNMP yang diusulkan sebelumnya yakni Desa Teluk Santong Kecamatan Plampang, Desa Labuhan Kuris Kecamatan Lape, Desa Labuhan Jambu Kecamatan Tarano, Desa Labuhan Alas Kecamatan Alas, Desa Labuhan Mapin Kecamatan Alas Barat, Desa Pulau Kaung dan Labuhan Burung Kecamatan Buer, serta Desa Labuhan Bajo Utan, telah dilakukan oleh tim teknis yang diturunkan KKP-RI pada awal April lalu.
Namun, untuk mengetahui dan memastikan sejauhmana kelanjutan dari usulan calon lokasi program KNMP yang telah diusulkan itu terang Rahmat Hidayat, maka pekan kemarin kami bersama Asisten II Setda Sumbawa Lalu Suharmaji Kertawijaya ST MT dan Kabid Perikanan Tangkap H.Burhanudin S.Pi telah melakukan koordinasi dengan Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap KKP-RI di Jakarta.
"Alhamdulillah, setelah kami pulang, justru kabar menggembirakan lampu hijau ada tiga Desa di Sumbawa mendapatkan program KNMP 2026 diperoleh menyusul surat pemberitahuan resmi dari Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap KKP-RI tertanggal 27 April 2026 kami terima, yakni ketiga Desa yang mendapatkan prioritas pada tahap ketiga ini adalah Desa Labuhan Alas Kecamatan Alas, Desa Labuhan Mapin Kecamatan Alas Barat dan Desa Pulau Kaung Kecamatan Buer, dimana dalam waktu dekat ini tim teknis KKP-RI akan turun kembali melakukan kegiatan action lapangan bagi melaksanakan survei lokasi (Topografi) pada ketiga Desa tersebut, untuk mendukung pelaksanaan penyusunan dokumen perencanaan Detail Engeneering Desain (DED) pembangunan KNMP dimaksud," papar Rahmat Hidayat.
Menurutnya, tim yang turun nanti lebih fokus ke potensi sumber daya dan sosial ekonomi masyarakat maupun melihat lebih ke teknis engineeringnya, sehingga kalau dipandang memenuhi syarat baru mereka buat DED nya.
"Kalau dipandang tidak memungkinkan dari sisi lahan maka tidak bisa dilanjutkan," tegas Rahmat Hidayat.
Ketika ditanya bagaimana lima desa lainnya yang telah diusulkan, Rahmat Hidayat lebih jauh menjelaskan bahwa usulan yang telah diajukan diharapkan terealisasi pada tahap berikutnya, mengingat program KNMP ini dalam pelaksanaannya menggunakan sistem Multiyears (tahun jamak), sehingga optimis program ini berlanjut, apalagi Sumbawa telah mendapatkan program KNMP Tahap I diawali dengan KNMP Desa Pulau Bungin Kecamatan Alas tahun 2025 telah selesai dan tuntas pembangunannya, menyusul tahap II KNMP 2026 Desa Labuhan Sangoro Kecamatan Maronge yang kini tengah digenjot pembangunan sejumlah infrastruktur prasarana sarana dan fasilitas penunjang lainnya.(AM01)


0Komentar