TfC0GSY7TpM8TUM0TpOlBSr8Td==

Breaking News:

Waka 1 DPRD Sumbawa Reses di Koda Jorok Utan, Warga Kesulitan Dapat Gas Elpiji 3 Kg


Sumbawa Besar, Laskarmerdeka.com
  -
45 Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa secara serentak melaksanakan kegiatan reses sidang pertama tahun 2026 yang berlangsung dari 10 - 13 Februari 2026 di wilayah daerah pemilihan (Dapil) untuk menemui konstituen masing-masing, termasuk Wakil Ketua 1 DPRD Kabupaten Sumbawa H.M.Berlian Rayes S.Ag MM.Inov telah melaksanakan kegiatan reses pertama tahun 2026 di Dusun Koda Jorok Kecamatan Utan berjalan sukses dan lancar.

Disejumlah titik reses Pimpinan dan Anggota DPRD Sumbawa, masalah sejumlah infrastruktur pembangunan dan persoalan kelangkaan gas elpiji 3 Kg menjadi sorotan utama yang selalu disampaikan masyarakat, karena jumlahnya terbatas sehingga sulit mendapatkannya.

Berlian Rayes akrab politisi senior yang juga Ketua DPD Partai Golkar Sumbawa ini disapa menegaskan bahwa kegiatan reses tidak hanya menjadi sarana menyerap aspirasi masyarakat, tetapi juga merupakan momentum penting untuk menyampaikan program - program pemerintah, agar masyarakat dapat mengetahui dengan jelas serta merasakan dampak positif dari kebijakan yang dijalankan, ujarnya.

"Dalam kegiatan reses ini, kami bukan hanya menyerap aspirasi dan keluhan warga masyarakat, tapi juga yang terpenting disampaikan menyangkut program-program pemerintah, baik itu program Pusat, Propinsi maupun Daerah/ Kabupaten, agar masyarakat juga dapat merasakan dampak positif dari program-program yang diluncurkan pemrintah," tegasnya.

Dari semua titik reses yang diselenggarakan pimpinan dan anggota DPRD Sumbawa, yang selalu di pertanyakan warga tentang kesulitan mendapat gas elpiji 3 kg dan jg harga belinya yang tinggi.

"Untuk itu, kami berharap pemerintah harus serius menyikapi dan memperjuangkan penambahan kuota gas elpiji 3 Kg untuk Kabupaten Sumbawa, serta tentunya banyak hal lainnya yang di suarakan masyarakat yang juga harus diperhatikan dan diperjuangkan, ditengah kondisi keuangan negara yang belum stabil dan keuangan daerah yang terbatas," ujarnya.(AM01)

Daftar Isi

0Komentar

Formulir
Tautan berhasil disalin