Sumbawa Besar, Laskarmerdeka.com -
[9 Februari 2026]- Banjir yang melanda 10 Desa di Kecamatan Empang Kabupaten Sumbawa NTB yang terjadi pada Sabtu (7 Februari 2026) lalu telah membuat masyarakat di wilayah tersebut trauma dan was- was. Karena banjir tersebut telah menenggelamkan beberapa desa terutama Desa Lamenta menjadi lokasi terdampak banjir terparah.
Berdasarkan data yang dihimpun media ini di kantor BPBD Sumbawa tercatat ada sekitar 1162 Kepala Keluarga dan 3476 warga terdampak. Dianatara desa – desa tersebut yakni antara lain sebagai berikut:
Empang atas: 346 kk terendam 1042
Empang bawah :364 KK terendam 1096
Bunga Eja 36 kk terendam 118 warga
Jotang 44 KK 175 terendam
Jotang Beru 53 KK 158 terendam
Pamanto120 kk 218 terendam
Lamenta 112 KK 361 Terendam
Gapit 74 KK 239 terendam
Boal 22 KK 75 terendam
Ongko 44 kk 142 terendam.
Sementara akibat banjir tersebut terjadi beberapa kerusakan dibeberapa desa tersebut antara lain :
Desa Empang Bawah: cekdam lagenti jebol,
Desa Jotang : longsor tebing sungai jotang,
Desa Jotang Beru: Jalan longsor jotang menuju tero sepanjang 20 meter, bronjong hanyut seoanjang 15 meter, 1 rumah panggung rusak parah, 1 rumah panggung rusak ringan, 1 tower telekomonikasi dusun tero tidak berfungsi, jembatan limpas tero rusak.
Desa Lamenta: Talud jalan SJN Lamenta sepanjang 80 meter roboh, air sumur tercampur lumpur, 1 dapur penduduk roboh, beberapa zak pupuk dan gabah hanyut; Desa Ongko: longsor tebing sungai.
Selain itu juga akibat banjir tersebut telah merusak sejumlah fasilitas umum
Desa Empang atas: mushollah terendam
Desa Pamanto: Kantor Kepala Desa Pamanto Terendam. Desa Bunga Eja: Gedung paud dusun kerato terendam
Desa Jotang Beru: Gedung SDN tero terendam.
Sejak kejadian banjir tersebut BPBD Sumbawa telah menyalurkan bantuan antara lain: mie stand, air miniral, telur, beras kemasan 50 kilo, kasur, famili kids, pakaian bayi, pmt balita, pmt bumil, abate, kaporit, obat- obatan, minyak goreng dan makanan siap saji.
Banjir yang melanda Kecamatan pada sabtu lalu membuat sejumlah fasilitas umum terendam dan rusak, sebagaimana diungkapkan Camat Abdul Rais,SH bahwa banjir tersebut terjadi karena tingginya intensitas hujan diwilayah tersebut, akibatnya sejumlah desa di wilayah tersebut terendam banjir.(AM01)




0Komentar