TfC0GSY7TpM8TUM0TpOlBSr8Td==

Breaking News:

Tunggu DAK Cair, Action Fisik Proyek AmSan 10 Desa di Sumbawa Dimulai Juni


Sumbawa Besar, Laskarmerdeka.com  -

Pencairan bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2026 yang diperuntukkan untuk menunjang kegiatan
Program proyek Air Minum dan Sanitasi (AmSan) yang menyerap anggaran sekitar Rp 8 Miliar lebih yang diperuntukkan bagi 10 Desa di Kabupaten Sumbawa, sejauh ini belum masuk kedalam rekening kelompok swadaya masyarakat (KSM), namun optimis kegiatan action fisiknya bisa dimulai Juni mendatang, ungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten  Sumbawa Much Sofyan ST dalam keterangan Pers diruang kerjanya, Senin  (18/05/2026).

Mengapa kami sangat optimis kegiatan action fisiknya bisa dimulai Juni mendatang terang Lhargo akrab Kadis PUPR Sumbawa ini disapa, karena dari hasil koordinasi yang dilakukan dengan pihak Kementerian PUPR, alhamdulillah PMK dari Kementerian Keuangan.RI telah turun, sehingga kita tinggal menunggu anggaran DAK tersebut masuk ke rekening masing-masing KSM, sehingga kegiatan action fisik lapangan dapat segera dilakukan, ujarnya.

"Bantuan DAK tersebut sesuai dengan program akan dimanfaatkan bagi menunjang pembangunan dan pembenahan sejumlah sarana prasarana dan fasilitas penunjang Air Minum dan Sanitasi, dengan jumlah satuan sambungan rumah (SSR) sebanyak 1.088 unit SR, dengan surat perjanjian kerjasama (SPKS) telah tuntas dilakukan dengan 10 Desa penerima manfaat, untuk selanjutnya saat ini tinggal menunggu dananya masuk ke rekening KSM setempat, dan sesuai dengan dengan rencana kerja masyarakat (RKM), sehingga kegiatan action pembangunan fisik dari program tersebut optimis sudah bisa dimulai Juni Mendatang, dengan pelaksanaannya didampingi tim fasilitasi beranggotakan 11 orang," paparnya.

Lebih lanjut Lhargo menjelaskan bahwa sejumlah kegiatan yang dilaksanakan diantaranya pembangunan  jaringan distribusi air minum, sambungan rumah (SR), MCK hingga pembangunan  bak penampungan (Reservoar).

Ke 10 Desa penerima DAK terdiri dari DAK Air Minum ada  6 Desa meliputi Desa Simu Plampang, Sampe Rhee, Kuki Moyo Utara, Leseng Moyo Hulu, Ledang Lenangguar dan Brangkolong Plampang dengan target 869 satuan sambungan rumah (SSR) dengan total pagu anggaran terserap sebesar Rp 5,3 Miliar, dan DAK Sanitasi ada 4 Desa, yakni Desa Sukamulia Labangka, Tatede Lopok, Balebrang Utan, dan Jurumapin Buer dengan target 219 SR, dengan jumlah pagu anggaran sebesar Rp 3,1 Miliar, rincinya.

Dalam tahun 2026 ini, sambung Lhargo, selain bantuan DAK, Sumbawa juga mendapat satu paket Sanitasi dengan target 20 SR untuk Kelurahan Brangbiji, berupa pembangunan bak penampungan reservoar, jaringan distribusi air minum, dan MCK, dengan bantuan anggaran Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp 260 Juta.

"Langkah awal dari program AmSan ini, telah dilaksanakan kegiatan sosialisasi tingkat Kabupaten maupun Desa, fase tahapan  penyusunan Rencana Kerja Masyarakat (RKM) oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) setempat, baik itu terkait dengan rencana pembangunan jaringan distribusi air minum, sambungan rumah, MCK hingga bak penampungan (Reservoar), dengan pelaksanaannya menggunakan sistem swakelola oleh KSM setempat," pungkasnya.(AM01)

Daftar Isi

0Komentar

Formulir
Tautan berhasil disalin