Sumbawa Besar, Laskarmerdeka.com –
Si Jago Merah "mengamuk" pada peristiwa subuh kelabu dengan kobaran api melanda sebuah rumah makan yang berada didepan simpang patung kuda di Kelurahan Pekat, Kecamatan Sumbawa, Senin (18/05/2026) sekitar pukul 04.44 dini hari Wita, mengakibatkan rumah makan milik pengusaha muda Dedi Kevin Molajake itu hangus terbakar dan kini hanya meninggalkan puing.
Namun, beruntung saat kebakaran rumah makan tersebut dalam kondisi kosong tanpa penghuni sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.
Kobaran api dengan cepat membakar hampir seluruh bangunan sebelum akhirnya berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran dan warga sekitar.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sumbawa, H. Sahabuddin, S.Sos., M.Si, menyatakan bahwa laporan pertama diterima pihaknya pada pukul 04.44 Wita dari masyarakat setempat.
Begitu menerima laporan, kami langsung mengerahkan dua unit fire truck dari Mako Damkartan Sumbawa, dan petugas tiba di lokasi pada pukul 04.50 Wita dan langsung melakukan pemadaman di tempat kejadian kebakaran (TKK), ujarnya.
"Berkat kesigapan anggota Satgas 1 Mako beserta tim penyelamatan dan bantuan warga, api berhasil dipadamkan dan tidak meluas ke bangunan lain di sekitarnya, dengan proses pemadaman berlangsung sekitar satu setengah jam, dan pada pukul 06.20 Wita api berhasil dipadamkan sepenuhnya dengan kondisi dinyatakan aman, lancar, dan terkendali.
Dijelaskan, dalam operasi pemadaman ini, Dinas Damkartan Kabupaten Sumbawa melibatkan sejumlah personel, antara lain Kadis Damkartan, Kabid Pemadam dan Penyelamatan, Danton Satgas 1 Mako, Korlap Damkar, Danru dan anggota Penyelamatan Mako, serta anggota Satgas 1 Mako. Selain itu, unsur kepolisian dari Polres Sumbawa, petugas PLN, serta warga masyarakat setempat turut bahu-membantu proses pemadaman.
"Dugaan penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan kepolisian, namun berdasarkan informasi yang dihimpun kebakaran diduga kuat akibat konsleting listrik, dengan perkiraan sementara kerugian materi mencapai kurang lebih Rp 100 Juta. Namun demikian, kami masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang untuk mengetahui penyebab pastinya,” pungkas H. Sahabuddin.
Kepala Dinas Damkartan Sumbawa juga mengapresiasi kesigapan seluruh anggota Satgas 1 Mako serta partisipasi aktif masyarakat setempat yang dengan cepat membantu pemadaman sehingga api tidak meluas ke pemukiman padat penduduk di sekitar lokasi.
“Kami menghimbau masyarakat untuk selalu memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing, terutama bagi para pelaku usaha, guna mengantisipasi kejadian serupa di kemudian hari,” ujarnya.(AM01)


0Komentar