Sumbawa Besar, Laskarmerdeka.com -
Salah satu proyek strategis nasional (PSN) yang kini tengah berjalan adalah penanganan ruas jalan Batudulang - Tepal dikawasan Kecamatan Batulanteh Kabupaten Sumbawa, dan menjelang akhir Mei 2026 ini progres fisiknya telah mencapai sekitar 30% (Persen), dan optimis paling lambat Nopember mendatang susah bisa dituntaskan dengan baik sebagaimana yang direncanakan, ungkap Asisten II Setda Sumbawa Lalu Suharmaji Kertawijaya ST MT dalam keterangan Pers diruang kerjanya, Selasa (19/05/2026).
Dijelaskan, pembangunan infrastruktur fisik ruas jalan Batudulang - Tepal tersebut menyerap bantuan anggaran dari Inpres Jalan Daerah (IJD) tahun anggaran multi years 2025/2026 (tahun jamak) mencapai sekitar Rp 83 Miliar, dengan pelaksanaan pekerjaannya dipercayakan kepada kontraktor PT.Metro Lestari Utama.
"Sesuai dengan kontrak pekerjaan dimulai sejak oktober 2025 - 23 Nopember 2026, dengan ruas jalan yang ditangani sepanjang 8,1 Km dimulai dari sambungan sebelumnya (2922 - 2024) pada Km 0-700 sampai tanjakan Punik, alhamdulillah pekerjaannya berjalan On The Track dengan dukungan peralatan, tenaga kerja dan material yang dibutuhkan dalam keadaan Onsite di lapangan, kendati mengalami kendala adanya intensitas curah hujan yang tinggi si wilayah tersebut," paparnya.
Dari hasil monitoring dan informasi yang diperoleh terang Lalu Suharmaji akrab disapa, beberapa waktu lalu telah dilakukan kegiatan pekerjaan hamparan Lapisan Pondasi Bawah (LPB) sepanjang 600 meter, akibat diterjang hujan lebat, sehingga kontraktor pelaksanaan dengan terpaksa harus melakukan pengupasan kembali dan menggantikan dengan material LPB yang baru, tukasnya.
Kendati ada kendala dan tantangan di lapangan lanjut Lalu Suharmaji, namun kontraktor pelaksana tetap semangat dan dengan komitmen tinggi untuk menuntaskan pekerjaannya tepat waktu, dan kita berharap paling tidak pada bukan Oktober mendatang sudah bisa rampung, sehingga akses jalan menuju ke wilayah Selatan itu dapat dimanfaatkan untuk memperlancar aktivitas lalulintas dan ekonomi masyarakat setempat, ujarnya.
"Sedangkan terkait dengan kelanjutan tahap II dan III penanganan ruas jalan Tepal - Batu Rotok dan Lenangguar - Teladan, yang diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp 300 Miliar telah diusulkan ke Pusat, dan kini tengah diproses intensif, mudah - mudahan Alokasi anggaran Pusat tersedia, pungkasnya.(AM01)


0Komentar