Sumbawa Besar, Laskarmerdeka.com —
Mantan Bupati Sumbawa periode 2000–2005, Drs. H.A. Latif Madjid, SH, memberi keteladanan menunaikan zakat maal melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa, Senin (13/4/2026).
Penyerahan zakat maal tersebut berlangsung di kediamannya yang berada dikawasan Kompleks Stadion Pragas, Kelurahan Seketeng Sumbawa Besar.
Zakat maal diserahkan langsung oleh Drs. H.A. Latif Madjid dan diterima oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov. Dalam kegiatan tersebut, Ketua BAZNAS didampingi oleh Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan Dr. M. Ihsan Safitri, M.Si, Wakil Ketua III Bidang Keuangan dan Pelaporan Indah Setia Ningsih, A.Md.Pd.SD, Wakil Ketua IV Bidang SDM, Administrasi dan Umum M. Lutfi Makki, M.Si, serta Sekretaris BAZNAS Kabupaten Sumbawa Dr. Supriyadi, S.HI., M.HI.
Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, menyampaikan apresiasi atas penunaian zakat yang dilakukan oleh mantan Bupati Sumbawa tersebut. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk keteladanan bagi masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat melalui lembaga resmi.
“Penunaian zakat melalui BAZNAS merupakan bentuk kepatuhan terhadap syariat sekaligus upaya mendukung pengelolaan zakat yang lebih terarah dan terorganisir,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa zakat memiliki peran strategis dalam mendukung program kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi kelompok yang membutuhkan. Oleh karena itu, BAZNAS Kabupaten Sumbawa terus berupaya meningkatkan kepercayaan publik melalui pengelolaan yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Menurutnya, optimalisasi pengumpulan dan penyaluran zakat sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat, termasuk para tokoh dan pemimpin daerah.
"Keteladanan yang ditunjukkan oleh pak H.A. Latif Madjid diharapkan dapat mendorong kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi.
Kegiatan penyerahan zakat berlangsung dalam suasana sederhana dan khidmat. Selain sebagai bentuk ibadah, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara tokoh masyarakat dan pengelola zakat di Kabupaten Sumbawa," tukasnya.
BAZNAS Kabupaten Sumbawa sendiri terus mengembangkan berbagai program penyaluran zakat yang menyasar sektor-sektor strategis, seperti bantuan sosial, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Program-program tersebut diharapkan mampu memberikan dampak nyata dalam mengurangi tingkat kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, pihak BAZNAS juga menegaskan pentingnya menyalurkan zakat melalui lembaga resmi agar distribusinya dapat dilakukan secara tepat sasaran. Dengan sistem pengelolaan yang terstruktur, dana zakat dapat dihimpun dan disalurkan secara merata kepada mustahik sesuai dengan ketentuan syariat Islam.
Selain itu, BAZNAS Kabupaten Sumbawa secara rutin melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya zakat, infak, dan sedekah sebagai bagian dari kewajiban dan kepedulian sosial. Edukasi tersebut dilakukan melalui berbagai kegiatan sosialisasi, baik secara langsung maupun melalui media.
Rangkaian kegiatan penyerahan zakat maal tersebut ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Wakil Ketua IV Bidang SDM, Administrasi dan Umum. Doa ini merupakan bagian dari tradisi BAZNAS setiap menerima zakat, infak, dan sedekah dari para muzaki.
Melalui doa tersebut, diharapkan setiap amal ibadah yang ditunaikan mendapatkan keberkahan serta diterima oleh Allah SWT. Selain itu, doa juga dipanjatkan agar harta yang telah dizakatkan menjadi bersih dan membawa manfaat bagi para penerima.
Tradisi doa ini menjadi salah satu bentuk penghormatan BAZNAS kepada para muzaki sekaligus sebagai pengingat akan nilai spiritual dalam setiap aktivitas pengelolaan zakat.
Dengan adanya kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Sumbawa berharap kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat semakin meningkat. Penyaluran zakat melalui lembaga resmi diharapkan mampu memberikan dampak yang lebih luas dan terukur dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Keteladanan yang ditunjukkan oleh mantan Bupati Sumbawa tersebut dinilai menjadi contoh konkret bahwa kewajiban zakat dapat dilaksanakan secara konsisten dalam berbagai kondisi. Hal ini juga menunjukkan bahwa peran tokoh masyarakat sangat penting dalam membangun budaya berzakat di tengah masyarakat.
Ke depan, BAZNAS Kabupaten Sumbawa berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta memperluas jangkauan program penyaluran zakat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat yang membutuhkan.(AM01)



0Komentar