Sumbawa Besar, Laskarmerdeka.com -
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Rutin Pengawas dan Penilik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kabupaten Sumbawa Tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung Rabu (20/4/2026) ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi dan komitmen bersama untuk mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.
Rapat yang berlangsung dalam suasana tertib dan penuh semangat kolaborasi ini dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan, Amir Mahmud, ME. Kehadirannya untuk memberikan arah dan penegasan terhadap pentingnya peran pengawas dan penilik dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan, khususnya pada jenjang PAUD. Sejumlah agenda penting dibahas dalam pertemuan tersebut, termasuk penetapan kepengurusan organisasi profesi.
Sofiawati, S.Pd., M.Pd. ditetapkan sebagai Ketua Forum Pengawas Taman Kanak-Kanak Indonesia (FPTKI) Kabupaten Sumbawa menggantikan Fataruddin, S.Pd., M.Pd. yang telah memasuki masa purnatugas. Selain itu, Mulyawansyah, S.Pd. ditetapkan sebagai Ketua Ikatan Penilik Indonesia (IPI) Kabupaten Sumbawa, menggantikan Akhmadi, S.Pd. yang juga telah purnatugas.
Dalam kesempatan tersebut, para peserta juga menerima berbagai materi strategis hasil dari kegiatan pengawas, di antaranya:
Sosialisasi konsep sekolah model dalam implementasi pembelajaran mendalam serta pengenalan koding dan kecerdasan komputasional (KKA) oleh Drs. A. Rahman.
Advokasi kepada pemerintah daerah dalam rangka kebijakan wajib belajar 13 tahun oleh Drs. Bujir, M.M.Inov. Sosialisasi panduan pelaksanaan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (G7KAIH) oleh Nurina Kusumaningsih, S.Pd.AUD., M.M.Inov. Pemetaan mutu pendidikan berbasis rapor daerah oleh Eka Susilawati, S.Pd.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para pengawas dan penilik semakin memiliki pemahaman yang komprehensif dalam menjalankan tugas pembinaan dan pengawasan, sekaligus mampu menjadi penggerak peningkatan mutu pendidikan di satuan PAUD.
Rapat ini menegaskan bahwa kolaborasi, inovasi, dan penguatan kebijakan berbasis data menjadi kunci utama dalam mewujudkan sistem pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berkelanjutan di Kabupaten Sumbawa.(AM01)



0Komentar