Sumbawa Besar, Laskarmerdeka.com  -

Dalam rangka menindaklanjuti Ground Breaking & Penandatanganan MOU Project Hilirisasi Ayam terintegrasi Kabupaten Sumbawa, Pemda Sumbawa melalui Asisten II Setda Sumbawa Lalu Suharmaji  Kertawijaya ST MT bersama Kepala Bapperida Sumbawa Dr.Dedi Heriwibowo, dan Tim Kementrian Pertanian, PT Rajawali ( Group Danantara), yang juga dihadiri Pimpinan DPRD Sumbawa Waka 1 H.M.Berlian Rayes S.Ag MM.Inov dan Waka 3 DPRD Sumbawa Zulfikar Demitri DH M, serta sejumlah pimpinan OPD Lingkup Pemda Sumbawa (Kepala Dinas PUPR, Kadis PRKP, Kepala DPKH) dan kepala OPD lainya mengadakan rapat koordinasi di Aula Kantor Bapperida Sumbawa, Rabu siang (29/4/2026).


"Kami mengapresiasi dan mendukung semangat dan kolaborasi pemda Sumbawa, Pemprop NTB, Kementerian Pertanian bersama PT Rajawali sebagai   representasi Danantara yang ikut membiayai pembangunannya. Proyek industri ayam terintegrasi bernilai Rp 1, 3 triliyun, tentunya kedepan akan membawa manfaat untuk kemajuan pembangunan Sumbawa," ujar Waka 1 DPRD Sumbawa H.M.Berlian Rayes S.Ag MM.INov.



Untuk diketahui bersama, Kabupaten Sumbawa pilihan terbaik sebagai salah satu episentrum hilirisasi unggas berkelanjutan, menciptakan kedaulatan protein hewani nasional melalui ekosistem investasi terintegrasi senilai Rp 1,3 Triliun, dengan kegiatan ground breaking telah dilakukan 6 Februari 2026 oleh Gubernur NTB Dr HL Muhamad Iqbal di Desa Serading Sumbawa.


Kabupaten Sumbawa mendapatkan proyek
Hilirisasi Ayam Terintegrasi ini, karena ; 



Pertama, memiliki keunggulan kompetitif tersedianya bahan baku (lumbung jagung) yang dikenal sebagai produsen jagung terbesar ke-3 nasional menyumbang 50% komposisi pakan unggas, menjamin efisiensi struktur biaya Hulu.


Kedua, geopolitik pangan (gerbang timur) lokasi strategis sebagai pusat distribusi protein hewani untuk menguasai pasar Indonesia Timur.

Ketiga, dukungan sistemik (karpet merah) dengan ekosistem regulasi progresif (Perda Nomor 4/2024 dan RIPK 2024 - 2044) yang menjamin keamanan dan kenyamanan berusaha.(AM01)