Sumbawa Besar, Laskarmerdeka.com -
Sukses melaksanakan program strategis nasional (PSN) revitalisasi satuan pendidikan pembangunan dan pembenahan sarana prasarana dan fasilitas penunjang pendidikan sejumlah TK, SD dan SMP di Kabupaten Sumbawa tahun 2025 yang menyerap bantuan anggaran Pusat (APBN) senilai Rp 20,8 Miliar, dengan mendapatkan pendampingan, pengawalan dan pengamanan dari Kejaksaan, maka Dikbud Sumbawa kembali mengusulkan ada sekitar 80 sekolah didaerah ini yang diharapkan dapat memperoleh program Revitalisasi tahun 2026, ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa Budi Sastrawan, SIP MSi dalam keterangan Pers diruang kerjanya, Senin (05/01/2026).
Dijelaskan, revitalisasi satuan pendidikan melalui bantuan peningkatan sarana dan prasarana pendidikan yang berkualitas melalui rehabilitasi, pembangunan, dan penyediaan sarana dan prasarana yang diberikan oleh pemerintah kepada satuan pendidikan, dimana program Revitalisasi Satuan Pendidikan merupakan mandat dari Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 sekaligus bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC).
"Revitalisasi Satuan Pendidikan adalah program strategis yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana satuan pendidikan yang berkualitas melalui rehabilitasi, pembangunan, dan penyediaan sarana dan prasarana satuan pendidikan. Program ini bertujuan untuk memastikan bahwa sekolah-sekolah di Indonesia memiliki sarana dan prasarana yang memadai bagi kelangsungan pembelajaran termasuk di Kabupaten Sumbawa. Alhamdulillah, kegiatan revitalisasi tahun 2025 yang dilaksanakan menggunakan sistem swakelola oleh panitia khusus P24S yang didalamnya ada pihak Sekolah, Komite dan Unsur Masyarakat (Pokmas), seluruhnya telah dituntaskan dengan baik sesuai dengan yang direncanakan," paparnya.
Oleh karena itu, Sumbawa telah mengusulkan ada sekitar 80 sekolah jenjang PAUD/TK, SD dan SMP yang diharapkan dapat memperoleh program Revitalisasi tahun 2026 ini, dan saat ini kami masih menunggu kabar hasil pengodokan dari Pusat melalui direktorat masing-masing jenjang di Kementerian Dikdasmen, pungkasnya.(AM01)


0Komentar