TfC0GSY7TpM8TUM0TpOlBSr8Td==

Breaking News:

Tegas Organda NTB Minta Kapal Tua di Selat Alas Dihentikan Operasionalnya


Sumbawa Besar, Laskarmerdeka.com
-
Kami dari Organisasi Angkutan Darat (Organda) NTB mendesak Pemerintah Provinsi NTB untuk segera menghentikan operasional kapal-kapal tua yang melayani penyeberangan Selat Alas, ungkap Ketua Organda NTB Junaidi Kasum dalam keterangan Persnya, Senin (24/11/2025).

Desakan ini muncul kata JK akrab Ketua Organda NTB ini disapa, setelah sebuah kapal ferry rute Poto Tano–Kayangan mengalami mati mesin dan terombang-ambing selama lima jam di tengah laut yang terjadi Kamis, 20 November 2025 lalu.

JK lebih jauh menyampaikan bahwa kejadian ini bukan yang pertama terjadi. Ia mengungkapkan bahwa laporan mengenai kapal mogok, mesin mati, dan gangguan teknis lainnya telah berulang kali diterima Organda.

Terkait informasi mengenai kapal yang sering mengalami gangguan seperti macet dan mesin mati di tengah laut, kami meminta Pemerintah Provinsi NTB dalam hal ini Dinas Perhubungan untuk segera mengambil tindakan tegas, tukas JK.

"Akar persoalan sebenarnya ada pada usia kapal yang sudah tidak layak beroperasi.
Kapal-kapal itu usianya sudah 30 sampai 40 tahun, dan tidak ada alasan bagi pemerintah daerah untuk  mempertahankan armada yang sudah tua dan tidak layak tersebut. Jangan sampai pemerintah menunggu terjadinya kecelakaan besar di laut, baru kemudian mengambil tindakan. Jangan menunggu insiden lebih besar terjadi baru beralasan mesin bocor, kapal tua, dan sebagainya,” ujarnya.

Sebagai organisasi yang menaungi pelaku usaha angkutan, keluhan ini bukan hanya sikap Organda, tetapi juga mewakili ribuan warga yang setiap hari menyeberang dari Pulau Sumbawa ke Pulau Lombok. Kami mewakili masyarakat NTB, dan anggota kami angkutan umum khususnya yang setiap hari menggunakan rute Poto Tano–Kayangan, meminta agar pemerintah provinsi mengambil tindakan tegas,  pungkasnya.

JK juga menyoroti bahwa di era digital dan keterbukaan informasi, kejadian kapal mogok berulang kali membuat masyarakat mempertanyakan kinerja pengawasan pemerintah.

Di zaman serba-online seperti sekarang, jika kapal yang sering macet masih dipertahankan, tentu masyarakat akan bertanya-tanya: ada apa? Kenapa kapal yang jelas-jelas tidak layak masih diberi izin beroperasi, kata JK.

"Oleh karena itu, Organda meminta Pemprov NTB untuk segera memberhentikan operasional kapal-kapal  berusia tua, dan saya berharap kapal-kapal tua ini segera dihentikan operasinya. Ini sudah lama sekali beroperasi, dan saya heran kenapa masih dipertahankan, justru keselamatan penumpang menjadi prioritas utama," tegasnya.(AM01)

Daftar Isi

0Komentar

Formulir
Tautan berhasil disalin