TfC0GSY7TpM8TUM0TpOlBSr8Td==

Breaking News:

Pendirian SPBUN KNMP Pulau Bungin Masih Tunggu Petunjuk Pusat


Sumbawa Besar, Laskarnerdeka.com
-
Dalam rangka menunjang ketersediaan pasokan bahan bakar minyak ( BBM ) yang diperlukan bagi para nelayan dikawasan Pulau Bungin Kecamatan Alas dan  sekitarnya, maka Pemerintah Pusat seiring dengan ditetapkan Desa Pulau Bungin masuk dalam program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) tahun 2025, berencana juga akan membangun dan mendirikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum  Nelayan (SPBUN), namun kami masih menunggu petunjuk dari Pusat, ungkap Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumbawa Rahmat Hidayat S.Pi MT dalam keterangan Persnya, Rabu (05/11/2025).

Pendirian SPBUN KNMP Pulau Bungin tersebut masih dalam proses usulan rencana terang Rahmat Hidayat, namun  beberapa hari lalu tim teknis dari Pertamina telah turun melakukan kegiatan survey lokasi lahan tanah yang berada dikawasan Labuhan Alas, dimana Pemerintah Desa bersama Koperasi Desa Merah Putih telah menyiapkan lahan seluas 2,1 Are untuk memenuhi persyaratan SPBUN Type A dengan daya tampung tangki BBM Pertaliellte atau Solar sebanyak 3 KL plus satu nosel, sementara untuk syarat  type  B luas tanahnya 4 Are dengan kapasitas daya tampung tangki BBM 10 KL, plus satu Nosel.


Hasil komunikasi dengan Kepala Desa Pulau Bungin berharap dibangun yang 3 KL dengan mempertimbangkan potensi kebutuhan nelayan Pulau Bungin dan sekitarnya selain itu kemampuan pengelolaan dari sisi modal Koperasi Merah Putih. Ada kekhawatiran jika terlalu besar kapasitas yang diberikan akan berakibat besarnya biaya operasional dan kesulitan dalam penjualan mengingat konsumennya terbatas hanya diperuntukkan bagi kapal nelayan, ujarnya.

 

"Berkaitan dengan SPBUN tersebut, disatu  sisi pihak Desa hanya siap dan  sanggup untuk menjalankan pengelolaan type A saja, disisi lain program pusat mencanangkan untuk program type B, sehingga inilah yang perlu dilakukan koordinasi dan meminta petunjuk dari   KKP Pusat pekan depan, mengingat keberadaan SPBUN ini sangat dibutuhkan oleh para nelayan untuk memperoleh pasokan BBM dalam menunjang kegiatannya," pungkas Rahmat Hidayat.(AM01)

Daftar Isi

0Komentar

Formulir
Tautan berhasil disalin