Sumbawa Besar, Laskarmerdeka.com -
Sarana dan prasarana jalan yang memadai sangat dibutuhkan untuk menunjang kelancaran lalulintas moda transportasi darat dan ekonomi masyarakat, namun sangat disayangkan sudah puluhan tahun ruas jalan dari Labuhan Kuris menuju Dusun Tanjung Bila Kecamatan Lape telah lama dibiarkan alami kerusakan, membuat aktivitas masyarakat terganggu, ungkap
Ahmad Ridwan Ketua Kelompok Tani Labanti Desa Labuan Kuris, dalam keterangan Persnya Senin (24/08/2026).
Dijelaskan, jalan sepanjang sekitar 700 meter itu, kini kondisinya cukup memprihatinkan, dengan kondisi fisik rusak, aspalnya sudah lama terkelupas dan bahkan batu-batu kerikilnya diatas lapisan pondasi bawahnya berserakan.
"Akibat jalan rusak, kelancaran ekonomi masyarakat menjadi terganggu, oleh karena itu kami atas nama masyarakat tani meminta kepada Pemerintah melalui leading sektor terkait agar menaruh kepedulian dan melihat kondisi jalan yang ada, dengan segera melakukan perbaikan sebagaimana mestinya, mengingat jalan tersebut sangat vital menunjang aktivitas kegiatan bagi kami petani," ujar Ahmad Ridwan.
Lebih lanjut Ahmad Ridwan meminta keseriusan kepada Pemda Sumbawa dan Wakil rakyat di DPRD Sumbawa untuk dapat menangani pembenahan fisik ruas jalan dari Labuhan Kuris menuju Dusun Tanjung Bila tersebut, tukasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sumbawa Much Sofyan ST ketika dikonfirmasi Selasa (25/08/2026) terkait dengan adanya sorotan dan keluhan dari masyarakat terhadap kondisi ruas jalan dari Labuhan Kuris menuju Dusun Tanjung Bila itu menyatakan masukan ini akan dijadikan atensi bagi penanganan dan pembenahannya.
"Kalau tidak salah penanganan segmen ruas jalan Lape - Labuhan Kuris itu masuk dalam penanganan pembenahan tahun ini, namun untuk kepastiannya akan kami cek kembali," ujarnya.(AM01)


0Komentar