TfC0GSY7TpM8TUM0TpOlBSr8Td==

Breaking News:

Pemdes Labuhan Burung Programkan Kuliah, Sekolah dan Berobat Gratis Bagi Warganya


Sumbawa Besar, Laskarmerdeka.com
  -
Desa Labuhan Burung merupakan salah satu Desa di Kecamatan Buer Kabupaten Sumbawa, yang memiliki potensi  sumberdaya alam yang cukup memadai, bahkan dengan penduduknya yang heterogen sebanyak 4.861 orang dari suku (Sumbawa, Lombok, Bugis dll), bermata pencaharian utama sebagai petani dan nelayan (70%), pedagang dan PNS, dengan kebersamaan turut serta membangun desa, sehingga Labuhan Burung dikenal sebagai Desa Bersinar, Desa Migran Emas Indonesia, dan Desa Tangguh Bencana (Destana).

Sebagaimana diungkapkan Kades Labuhan Burung Iwan Iskandar Putra (45) dalam keterangan Persnya,  Selasa (07/10/2025) bahwa dirinya dipercayakan dan mendapatkan amanah sebagai pemimpin Desa (Kades) terhitung sejak 2020 - 2026 mendatang, dengan jumlah Dana  Desa (DD) sebessr Rp 949 Juta plus  ADD dengan target Rp 1 Miliar.

"Alhamdulillah, sudah hampir lima tahun ini pembangunan sejumlah infrastruktur sarana prasarana (Sarpras) dan sejumlah fasilitas penunjang di Desa telah dibangun sesuai dengan apa yang menjadi harapan masyaraka, bahkan sejumlah program spesial pemberian beasiswa (kuliah) gratis telah  diberikan kepada 13 mahasiswa khususnya bekerjasama dengan Universitas Teknologi Sumbawa (UTS)  melalui program OVTE - One Village Ten enginer - Satu Desa 10 Insinyur, dan sudah 1 orang yang telah di  wisuda meraih sarjana S1 tahun 2025, dan InsyaAllah tahun depan ada 2 orang putra Labuhan Burung yang menyusul wisudanya," papar Kades Iwan.

Selain melaksanakan program kuliah graatis terang Kades Iwan, juga ada program Sekolah gratis di SMKN Buer dari tamatan baru SMP sebanyak 10 orang, dengan bantuan  biaya dialokasikan melalui dana desa, dengan prioritas beasiswa tersebut diberikan kepada mahasiswa/pelajar yang dinilai kurang mampu dan berprestasi, ujarnya.

Disamping itu, untuk membantu layanan kesehatan  masyarakat, Pemdes Labuhan Burung  juga telah melakukan pengadaan satu unit  mobil Ambulan tahun 2024 lalu senilai Rp 265 Juta yang dibayar langsung dari rekening Desa ke rekening penyedia PT Ambulance Pintar Indonesia Bekasi,  serta program berobat gratis, dan hingga kini keberadaan dan manfaat dari mobil  Ambulance tersebut hampir setiap hari dimanfaatkan oleh warga untuk mengantar atau menjemput keluarganya yang sakit ke rumah sakit, tukasnya.(AM01)

Daftar Isi

0Komentar

Formulir
Tautan berhasil disalin