TfC0GSY7TpM8TUM0TpOlBSr8Td==

Breaking News:

Barampok Maras: Merawat Tradisi, Menjaga Persaudaraan di Tanah Samawa


Sumbawa Barat, Laskarmerdeka.com  -

Dua orang masuk ke arena. Tangan mengepal, pukulan berbalasan. Namun Barampok bukanlah perkelahian. Dalam tradisi masyarakat Samawa, permainan ini menjadi cara menguji keberanian dan ketangkasan, dengan tetap membawa nilai sportivitas dan persaudaraan.

Tradisi yang juga dikenal sebagai Barampok ini kembali dimainkan dalam Barampok Maras di Alun-Alun Kota Taliwang, Minggu pagi (4/10/2026).

Barampok merupakan permainan khas masyarakat Suku Samawa yang secara tradisional dilakukan dengan menggenggam tangkai bulir padi atau jerami. Dalam pelaksanaannya, ngumang menjadi bagian awal untuk menantang lawan tanding sebelum peserta memasuki arena.

Nilai yang dijaga justru ada setelah pertarungan. Keberanian tidak diukur dari permusuhan, tetapi dari kemampuan bertanding secara sportif. Karena itu, pesan Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., menjadi penting: “Boleh udara hari ini panas, tapi kepala tetap dingin.” Siapa pun yang masuk arena diminta tetap menjunjung persaudaraan dan pulang dengan hati yang gembira (maras).

Melalui Barampok Maras, tradisi yang tumbuh dalam kehidupan masyarakat Tanah Samawa kembali diperkenalkan di tengah masyarakat. Bukan hanya tentang siapa yang paling kuat, tetapi tentang bagaimana keberanian, ketangkasan, sportivitas dan persaudaraan tetap hidup bersama dalam sebuah warisan.(AM01)

Daftar Isi

0Komentar

Formulir
Tautan berhasil disalin