TfC0GSY7TpM8TUM0TpOlBSr8Td==

Breaking News:

Tutup BTA Cup 2026, Wabup Sumbawa Dorong Semangat Olahraga dan Potensi Ekonomi Desa


Sumbawa Besar, Laskarmerdeka.com —

Turnamen Mini Soccer BTA Cup Tahun 2026 resmi berakhir setelah berlangsung selama 32 hari di Lapangan Sepak Bola Dusun Batu Alang, Desa Leseng, Kecamatan Moyo Hulu, Selasa (22/9/2026). Penutupan turnamen tersebut dihadiri sekaligus ditutup oleh Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, segenap anggota Forkopimca Moyo Hulu, serta ratusan masyarakat dari berbagai desa.

BTA Cup 2026 diikuti sebanyak 64 tim dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumbawa. Ajang olahraga tersebut berlangsung selama kurang lebih satu bulan dan menjadi salah satu wadah bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menyalurkan bakat serta membangun semangat sportivitas dan persaudaraan.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, berharap pelaksanaan BTA Cup 2026 dapat menjadi momentum positif bagi masyarakat. Menurutnya, kegiatan olahraga tidak hanya berkaitan dengan kompetisi, tetapi juga dapat menjadi sarana memperkuat kebersamaan dan mendorong kreativitas generasi muda.

Ia juga mendorong agar berbagai kegiatan masyarakat dapat berjalan seiring dengan upaya menjaga lingkungan, memperkuat solidaritas sosial, serta meningkatkan kesejahteraan warga.

Selain bidang olahraga, tegas Wabup H. Ansori, masyarakat juga diharapkan terus menggali dan mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki desa. Salah satunya melalui UMKM serta kerajinan lokal yang dapat menjadi bagian dari penggerak perekonomian masyarakat.

Sementara itu, setelah melalui rangkaian pertandingan yang cukup panjang, UD. Zidan dari Labuhan Sumbawa berhasil keluar sebagai juara pertama BTA Cup 2026. Posisi juara kedua diraih Arseti FC dari Kecamatan Unter Iwes, sedangkan juara ketiga bersama diraih Paroso FC Moyo Hilir dan Vanser FC Desa Ladang, Dusun Lamurung.

Menutup sambutannya, Wabup H. Ansori berharap ajang ini tidak menjadi akhir dari semangat olahraga masyarakat, tetapi menjadi awal bagi lahirnya lebih banyak kegiatan positif yang mampu mempererat persaudaraan sekaligus membuka ruang bagi pengembangan potensi generasi muda dan ekonomi desa.(AM01)

Daftar Isi

0Komentar

Formulir
Tautan berhasil disalin