TfC0GSY7TpM8TUM0TpOlBSr8Td==

Breaking News:

Stock Blanko KTP Dukcapil Sumbawa Aman Hingga Akhir Tahun


Sumbawa Besar, Laskarmerdeka.com –

Hingga akhi tahun 2026 mendatang,  jumlah stock blanko KTP dinilai aman dan cukup tersedia, namun untuk aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) secara umum baru mencapai sekitar 10% dan khususnya bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Sumbawa sudah mencapai diatas 40%, ungkap Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Sumbawa, H. Varian Bintoro, S.Sos., M.Si., dalam keterangan Persnya, Selasa (22/09/2026).

Dijelaskan, dari hasil evaluasi yang dilakukan hingga September ini, dari jumlah wajib KTP sebanyak 391.870 dari jumlah penduduk 533.318 semester I Juni 2026 baru mencapai sekitar 10 persen, namun khusus IKD bagi ASN Sumbawa telah mencapai diatas 40%.

Sementara terkait dengan stock blanko KTP posisinya aman dan cukup tersedia sebanyak 5000 keping dan dapat bertahan sampai dengan akhir 2026 mendatang,  dengan  rata-rata perhari yang datang mengurus KTP/KK/akta/KIA di Dukcapil Sumbawa lebih dari 100 orang, dan ada pula yang mengurus melalui Desa/Kelurahan menggunakan  aplikasi Sistim Layanan Administrasi Kependudukan Online (SILAMO), paparnya.

"Oleh karena itu, kami menghimbau segenap elemen masyarakat yang belum memiliki Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) agar segera melakukan perekaman data. Himbauan tersebut juga ditujukan kepada warga masyarakat berusia 16 tahun agar memanfaatkan kesempatan melakukan perekaman lebih awal sebelum memasuki usia wajib memiliki KTP, dengan proses penerbitan KTP-el ketika warga genap berusia 17 tahun," ujarnya.

Selain meningkatkan cakupan perekaman KTP-el terang Varian, Disdukcapil Sumbawa juga terus mendorong masyarakat mengaktifkan Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai bagian dari transformasi layanan administrasi kependudukan berbasis digital, dimana IKD memungkinkan masyarakat mengakses berbagai dokumen kependudukan secara digital melalui telepon pintar, mulai dari KTP-el, Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, hingga dokumen kependudukan lainnya.

“Dengan IKD, masyarakat dapat mengakses berbagai dokumen kependudukan dalam satu aplikasi sehingga layanan menjadi lebih praktis, cepat, dan efisien. Kami mengajak masyarakat untuk segera melakukan aktivasi IKD, dan untuk mengaktifkan IKD, masyarakat dapat mengunduh aplikasi Identitas Kependudukan Digital melalui Google Play Store atau App Store, kemudian mengisi data berupa Nomor Induk Kependudukan (NIK), alamat email aktif, dan nomor telepon. Selanjutnya, pengguna melakukan verifikasi wajah melalui swafoto (selfie), mengaktifkan akun melalui tautan yang dikirim ke email, memasukkan kode aktivasi beserta captcha, lalu membuat PIN sebagai akses ke aplikasi," tukasnya.

H.Varian juga menyatakan melalui optimalisasi layanan perekaman KTP-el dan pemanfaatan IKD, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap masyarakat semakin mudah memperoleh layanan administrasi kependudukan yang cepat, aman, dan terintegrasi serta segera lakukan aktivasi IKD di telepon pintar masing-masing dan manfaatkan kemudahan layanan kependudukan dalam satu genggaman. Jangan menunda, manfaatkan layanan kami mulai sekarang, ujarnya.

"Sesuai dengan program, pada bulan Oktober mendatang tim Dukcapil Sumbawa akan turun melakukan action lapangan jemput bola terkait dengan program aktivasi IKD tersebut," pungkasnya.(AM01)

Daftar Isi

0Komentar

Formulir
Tautan berhasil disalin