TfC0GSY7TpM8TUM0TpOlBSr8Td==

Breaking News:

Menteri Hukum Buka Festival Hiu Paus 2026, Dorong Labuhan Jambu Jadi Desa Wisata Yang Bersih dan Mendunia


Sumbawa Besar, Laskarmerdeka.com  -

Taman Hiu Paus, Desa Labuhan Jambu, Kecamatan Tarano, dipadati masyarakat dan tamu undangan pada Sabtu malam, 19 September 2026. Suasana meriah mewarnai Festival Hiu Paus 2026 yang menghadirkan Menteri Hukum Republik Indonesia, Dr. Supratman Andi Agtas, S.H., M.H.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mohamad Ansori, jajaran Forkopimda, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB Ahmad Nur Aulia, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB Muslim, S.T., M.Si., Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum NTB I Gusti Putu Milawati, S.S., S.H., M.H., Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, para kepala perangkat daerah, Camat Tarano, Forkopimcam, Kepala Desa Labuhan Jambu, Ketua Yayasan Hiu Paus Musykil Hartsah, tokoh masyarakat, pelaku UMKM dan pariwisata, serta berbagai elemen masyarakat.

Acara diawali dengan persembahan Tari Katir dari SMKN 1 Tarano, dilanjutkan launching lagu Hiu Paus oleh Karang Taruna Desa Labuhan Jambu.

Dalam laporannya, Ketua Yayasan Hiu Paus Musykil Hartsah menyampaikan rangkaian kegiatan festival yang meliputi jalan sehat, Bangkarera Race, transplantasi terumbu karang dan penanaman mangrove.

Menurutnya, tanggal 19 September dipilih karena memiliki makna khusus bagi pengembangan pariwisata hiu paus di Labuhan Jambu, merujuk pada momentum tahun 2018 yang menjadi salah satu tonggak awal pengembangannya. Festival tahun 2026 merupakan pelaksanaan kedua setelah pertama kali digelar pada 19 September 2025.

Festival kemudian resmi dibuka dengan pemukulan gong oleh Menteri Hukum RI Supratman Andi Agtas.

Dalam sambutannya, Menteri menekankan bahwa kebersihan merupakan prasyarat dasar sebuah daerah wisata. Ia meminta Pemkab Sumbawa dan Pemerintah Desa Labuhan Jambu menyiapkan perencanaan penataan kawasan dengan baik dan menyatakan siap membantu memfasilitasi pembiayaan.

“Pak Bupati buat perencanaan yang bagus, nanti saya fasilitasi pembiayaannya agar desa wisata Labuhan Jambu ini lebih bersih, lebih tertata,” ujarnya.

Menkum Supratman menargetkan pada Festival Hiu Paus ketiga tahun depan sudah terlihat perubahan nyata, termasuk penataan ternak agar tidak berkeliaran dan tidak mengotori jalan raya.

Supratman juga menyoroti semakin banyaknya wisatawan mancanegara yang datang ke NTB, termasuk Sumbawa. Ia menyebut sekitar 153 hiu paus memiliki keberadaan menetap di Teluk Saleh, yang menurutnya menunjukkan kondisi biota laut kawasan tersebut masih terjaga. Karena itu, pengembangan wisata harus berjalan bersama pelestarian ekosistem laut.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Hukum menyerahkan Sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) Yayasan Hiu Paus kepada Ketua Yayasan Hiu Paus Musykil Hartsah. Ia juga meminta UMKM di kawasan wisata ditata lebih rapi dan menyatakan siap membantu memfasilitasi dukungan melalui dana CSR.

Menteri turut mengapresiasi kuliner khas Pulau Sumbawa, khususnya urap, yang menurutnya memiliki cita rasa khas dan berbeda.

Kemeriahan festival berlanjut hingga malam. Kembang api menghiasi langit Labuhan Jambu, sementara dari tengah laut tampak parade bagang nelayan dengan lampu kerlap-kerlip berbentuk ornamen hiu paus. Sebelum acara berakhir, pengunjung kembali disuguhi Sakeco dari SDN Labuhan Jambu.

Festival Hiu Paus 2026 pun ditutup dalam suasana meriah, sekaligus menegaskan pentingnya pengembangan Labuhan Jambu sebagai destinasi wisata yang bersih, tertata, berbasis masyarakat dan tetap menjaga kelestarian ekosistem laut.(AM01)

Daftar Isi

0Komentar

Formulir
Tautan berhasil disalin