Sumbawa Barat, Laskarmerdeka.com -
Memimpin perangkat daerah tidak cukup hanya dengan menjalankan tugas masing-masing. Dibutuhkan kerja bersama, kemampuan beradaptasi, dan kepemimpinan yang mampu menjaga arah pembangunan tetap pada visi Sumbawa Barat Maju Luar Biasa.
Hal itu menjadi fokus dalam Pembukaan Kegiatan Retreat Kepemimpinan Kepala Perangkat Daerah Tahun Anggaran 2026 di Lantai 3 Gedung Graha Praja Setda Kabupaten Sumbawa Barat, Kamis (17/9/2026). Kegiatan ini juga diisi dengan kegiatan luar ruangan di Killa Balad dan Tiu Suntuk, serta materi dari BPKP, mantan pimpinan daerah, dan mantan Sekretaris Daerah.
Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah, ST., M.Si. menyampaikan bahwa sinergi menjadi bagian penting dalam menjalankan pemerintahan.
“Antara pemimpin harus bisa bersinergi. Tidak ada yang merasa lebih tinggi atau lebih rendah. Semuanya punya peran, mengambil bagian, karena tujuannya adalah visi KSB,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan tiga hal yang perlu diperkuat, yakni integritas, transformatif, dan kolaboratif, termasuk dengan staf, tim kerja, dan berbagai pemangku kepentingan.
Retreat ini diharapkan menjadi ruang bagi para pimpinan perangkat daerah untuk berefleksi, memperdalam pengetahuan, dan belajar dari pengalaman kepemimpinan para tokoh daerah, di antaranya Bapak Dra.H.A. Latief Madjid,SH mantan Bupati Sumbawa, serta Bapak Drs.H.Jamaluddin Malik, mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Barat dan mantan Bupati Sumbawa.
Dari proses pembelajaran tersebut, diharapkan tumbuh inspirasi baru untuk memperkuat kebersamaan jajaran pimpinan perangkat daerah dalam menjalankan roda pemerintahan menuju Sumbawa Barat Maju Luar Biasa.(AM01)


0Komentar