Sumbawa Besar, Laskarmerdeka.com -
Program pembangunan dan pembenahan sejumlah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang dibiayai APBD Sumbawa sekitar Rp 1 Miliar lebih, maupun bantuan dari APBN Pusat melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) senilai ratusan juta, hingga saat ini pekerjaan fisiknya dinilai berjalan dengan baik (On The Track), ungkap Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Sumbawa Dian Sidharta ST MM dalam keterangan Persnya, Rabu (19/08/2026).
Terkait dengan program RTLH 2026 yang dibiayai melalui APBD sebanyak 101 unit terang Dian, dengan jumlah bantuan bervariasi tergantung dari tingkat kerusakannya antara Rp 10 Juta - Rp 15 Juta, sejauh ini sebagian besar pekerjaan action fisik pembangunannya di lapangan sudah banyak yang selesai dan sebagian kecilnya lagi mendekati proses rampung 100% fisik. Sedangkan untuk program BSPS 60 unit rumah (tahap 1) best 2 dan 3, dengan jumlah bantuan bervariasi Rp 10 juta - 20 juta, ujarnya.
"Untuk tambahan jatah 800 unit program BSPS 2026 melalui Pemprov NTB, sebagian sudah ada yang mulai jalan pembangunan fisiknya, dan sebagiannya lagi masih dalam proses tahapan verifikasi dari tim teknis, dan optimis dalam waktu dekat juga segera dilakukan kegiatan action pembangunan fisiknya hingga akhir Desember mendatang," paparnya.
Menurutnya, seluruh bantuan anggaran tersebut langsung masuk ke rekening penerima manfaat, dimana action kegiatannya dilakukan dengan pendampingan tim fasilitator Pusat dan Daerah, sehingga optimis hingga akhir tahun pembangunan dan pembenahan fisiknya bisa dituntaskan dengan baik, pungkasnya.
Saat ini sambung Dian, kami masih menunggu ada tambahan RLTH dari APBDP Sumbawa 2026, yang nantinya akan dialokasikan dan diprioritaskan untuk membantu warga masyarakat yang rumahnya mengalami kebakaran di sejumlah wilayah Kecamatan, ujarnya.(AM01)


0Komentar