Sumbawa Besar, Laskarmerdeka.com -
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa Ir Ni Wayan Rusnawati M.Si dalam keterangan Persnya Kamis (09/07/2026) mengungkapkan bahwa Program Upland 2026 dengan luas areal lahan 167 Ha pada 27 kelompok tani yang menyerap anggaran Pusat sekitar Rp 12,08 Miliar, yang diperuntukkan untuk menunjang kegiatan pengadaan bibit bawang merah, pupuk organik, pestisida nabati dan alsintan ini merupakan program terakhir yang dilaksanakan di Kabupaten Sumbawa, setelah itu kita sudah tidak mendapatkan program Upland tersebut.
Mengapa demikian terang Wayan, karena memang Sumbawa beberapa tahun berturut-turut telah mendapatkan program Upland tersebut, dan dalam pelaksanaannya Sumbawa dinilai sukses, sehingga tahun 2026 ini merupakan program terakhir yang dilaksanakan, tukasnya.
Memang tahun ini terang Wayan, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian telah mengalokasikan anggaran mencapai sekitar Rp 135 Miliar lebih, untuk menunjang sejumlah program kegiatan proyek pembangunan strategis pertanian di Kabupaten Sumbawa, yang kini tengah diproses dan ditangani langsung oleh Pusat.
"Dalam tahun ini, sesuai dengan rencana ada sejumlah program proyek strategis yang dilaksanakan di Kabupaten Sumbawa, yakni program optimalisasi lahan (Oplah), cetak sawah baru, irigasi perpompaan, irigasi perpipaan, bangunan konservasi (Cekdam) dan program terakhir Upland, dengan seluruh kegiatannya dibawah kendali dari Pusat," ujarnya.
Khusus untuk pengadaan bibit bawang merah Upland 2026 sebanyak 167 ton, sambung Kabid Prasarana Distan Sumbawa Khaeruddin SP ketika ditemui diruang kerjanya Kamis (09/07/2026) sejauh ini proses pengadaannya dipercayakan kepada rekanan kontraktor CV.Oyky Putra Tegal Jawa Tengah, terhitung sejak Mei - Juli 2026, dengan nilai kontrak sebesar Rp 7.494.125.000, (sekitar Rp 7,4 Miliar lebih).
"Dari hasil monitoring dan evaluasi yang dilakukan hingga awal Juli ini, proses pengadaan dan pendistribusian bibit bawang merah kepada 27 kelompok tani penerima manfaat berjalan dengan baik, kendati ada kendala namun masih bisa diatasi terutama terkait dengan transportasi dari Pulau Jawa menuju Sumbawa yang cukup memakan waktu, namun optimis hingga pertengahan Juli ini sudah bisa dituntaskan," ujarnya.
Hingga saat ini lanjut Heru akrab Kabid Sarana Distan ini disapa, progres fisik pengadaan dan pendistribusian bibit bawang merah Upland tersebut telah mencapai 120 ton dari target 167 ton (67,06%) dari target dengan pendistribusian telah dilakukan pada 18 kelompok yang berada di Kecamatan Lopok, Maronge, Lape, Empang, dan Utan, dengan sisa 9 kelompok yang belum pada Kecamatan Lunyuk dan Rhee menyusul dan akan dituntaskan hingga pertengahan Juli ini, paparnya.
Dalam pendistribusian bibit bawang merah Upland kepada kelompok tani penerima manfaat dilakukan pengawasan dan pemeriksaan langsung oleh tim pemeriksaan dari Balai Pengawas dan Sertifikasi Benih (BPSB) Provinsi NTB dan Inspektorat Kabupaten Sumbawa maupun sejumlah pihak terkait yang berada di Kecamatan, ujar Heru.(AM01)


0Komentar