Sumbawa Besar, Laskarmerdeka.com -
Pemda Sumbawa sangat mendukung Inovasi "Pendi Tode Ngining" yang di prakarsai oleh Kajari Sumbawa Iwan Arto Koesoemo SH MH. Hal tersebut terungkap melalui pertemuan yang berlangsung di Panti Asuhan Siti Zaenab Muhammadiyah Sumbawa dipimpin Sekda Sumbawa Dr H.Budi Prasetiyo, yang juga di hadiri oleh Asisten 1 Pemerintahan dan Kesra Jayakusuma S.Sos, sejumlah kepala OPD yaitu Kadis Dukcapil, Kadis Sosial, Kadis Kesehatan dan Baperida Sumbawa sebagai Leading Koordinasi serta Kabag Pemerintahan dan Kabag Hukum setda Sumbawa.
Dalam arahannya, Sekda Sumbawa Dr.Budi Prasetiyo meminta agar OPD bergerak sinergi dengan Kejaksaan Negeri Sumbawa dalam menyukseskan inovasi "Pendi Tode Ngining" ini, begitu pula kepada Baperida agar dapat membackup sepenuhnya sesuai dengan usulan OPD terkait.
"Inovasi ini berawal dari inisiasi Kajari Sumbawa dengan melihat masih banyak anak-anak yang perlu mendapat bantuan dan dukungan semua pihak, terutama mengenai kebutuhan mereka untuk mendapatkan program KIP BPJS serta pengurusan KIA dan Akte Kelahiran, terutama bagi anak-anak yang kurang mampu," ujarnya.
Menurutnya, inovasi ini dipadukan dengan program pemerintah terutama 12 program unggulan pemerintahan Jarot - Ansori, pada peningkatan SDM unggul dan pengentasan kemiskinan ekstrim di Kabupaten Sumbawa.
Adapun sasaran dari inovasi ini adalah pada anak-anak yang berada di panti asuhan atau anak-anak yang kurang mampu disesuaikan dengan data DTSEN dari Dinas Sosial, dengan kebutuhan hak dasar anak-anak tersebut seperti Akte Kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIA) Dinas Dukcapil, Kartu Indonesia Pintar (KIP) dari Dikbud serta kepesertaan BPJS Kesehatan dari Dinas Kesehatan yang di integrasikan dalam satu Inovasi "Pendi Tode Ngining" yang diartikan sebagai menolong/mengasihi anak-anak yang kurang mampu dalam pemenuhan hak dasar anak dalam bidang pendidikan kesehatan dan sosial.
Persyaratan utama adalah anak-anak harus memiliki akte kelahiran, KIA dan juga KTP, sehingga Dinas Dukcapil sebagai OPD pengampu lebih dulu melaksanakan tugas tersebut, bekerjasama dengan Kejaksaan Negeri Sumbawa melalui Kasi Datun Kejari Sumbawa.
Pelaksanaan Inovasi ini telah di mulai sejak Senin 27 Juli 2026 di Panti Asuhan Siti Zaenab (Panti Asuhan Muhammadiyah Sumbawa) dengan melakukan perekaman KIA dan Akte serta KTP bagi anak-anak yang telah berusia 17 tahun, untuk selanjutnya terus dilakukan di beberapa Panti Asuhan lainnya seperti Panti Asuhan Nyai Walidah, Panti Asuhan Putri Annisa, Panti Asuhan Al Mizan Kecamatan Lopok serta Sekolah Rakyat.
Dengan adanya Inovasi ini yang nantinya akan di lounching pada saat peringatan Harlah Adyaksa dan juga diharapkan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan OPD terkait.(AM01)


0Komentar