Mataram, Laskarmerdeka.com -
Dalam upaya memperkuat ekosistem pendidikan anak usia dini melalui peningkatan kompetensi literasi guru PAUD, telah dilaksanakan kegiatan Forum Diskusi Terpumpun (FGD) Penguatan Ekosistem Pendidikan Melalui Kolaborasi Peningkatan Kompetensi Literasi Guru PAUD oleh POKJA Bunda PAUD Provinsi Nusa Tenggara Barat pada tanggal 13 Juni 2026 bertempat di Hotel Prime Park Mataram.
Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini, khususnya dalam penguatan kemampuan literasi guru sebagai fondasi utama dalam menumbuhkan budaya literasi sejak usia dini.
Kabupaten Sumbawa turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut dengan mengirimkan perwakilan yang terdiri dari Bunda PAUD Kabupaten Sumbawa, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa, Pokja Bunda PAUD Kabupaten Sumbawa, serta organisasi mitra pendidikan yaitu HIMPAUDI Kabupaten Sumbawa, IGTKI Kabupaten Sumbawa, dan IGRA Kabupaten Sumbawa.
Dalam forum tersebut, para peserta berdiskusi dan bertukar pengalaman mengenai berbagai strategi peningkatan kompetensi literasi guru PAUD, penguatan kolaborasi lintas sektor, serta penyusunan langkah-langkah konkret dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan literasi anak usia dini.
Selain itu, peserta juga membahas tantangan yang dihadapi satuan PAUD dalam implementasi pembelajaran berbasis literasi serta berbagai inovasi yang dapat diterapkan di daerah masing-masing.
Bunda PAUD Kabupaten Sumbawa Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, SE menyampaikan bahwa peningkatan kompetensi literasi guru merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam membangun generasi yang cerdas, kreatif, dan memiliki kemampuan berpikir kritis sejak dini. Oleh karena itu, diperlukan komitmen bersama antara pemerintah daerah, organisasi profesi, dan seluruh pemangku kepentingan untuk terus mendukung program-program peningkatan kapasitas pendidik PAUD.
Sementara itu, Kepala Bidang PAUD dan PNF Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa yang diwakili oleh Kepala Seksi Kurikulum PAUD dan PNF Iman Wahyuddin, SH menegaskan bahwa hasil-hasil diskusi dalam forum ini akan menjadi bahan masukan dalam pengembangan program pembinaan guru PAUD di Kabupaten Sumbawa. Kolaborasi yang terbangun melalui kegiatan ini diharapkan dapat mempercepat terwujudnya ekosistem pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan Forum Diskusi Terpumpun ini, seluruh peserta berkomitmen untuk terus memperkuat kerja sama dan kolaborasi dalam meningkatkan kompetensi literasi guru PAUD sebagai bagian dari upaya mewujudkan layanan pendidikan anak usia dini yang berkualitas serta mendukung terciptanya generasi emas Indonesia di masa mendatang.(AM01)


0Komentar