Sumbawa Besar, Laskarmerdeka.com -
Bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2026 yang diperuntukkan untuk menunjang kegiatan Program proyek Air Minum dan Sanitasi (AmSan) yang menyerap anggaran sekitar Rp 8 Miliar lebih yang diperuntukkan bagi 10 Desa di Kabupaten Sumbawa, sejauh ini untuk tahap pertama telah masuk kedalam rekening kelompok swadaya masyarakat (KSM) dan telah dicairkan, sehingga sejak awal Juni, kegiatan action fisik lapangan telah mulai dilaksanakan, ungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sumbawa Much Sofyan ST dalam keterangan Persnya, Selasa (09/06/2026).
Didampingi Kabid AmSan Abdul Azis M.Eng, Lhargo akrab Kadis PUPR ini disapa menjelaskan bahwa pencairan tahap pertama untuk DAK itu hanya 25%, untuk kemudian swcara serempak 10 Desa melaksanakan kegiatan action fisik pembangunan di lapangan sesuao dengan program perencanaannya.
"Kami optimis kegiatan fisik tahap pertama tuntas dilakukan hingga awal Juli, untuk kemudian dilanjutkan dengan pencairan tahap kedua sebesar 45% dengan kegiatan fisik tuntas Agustus, dan terakhir anggaran tahap ketiga 30% dengan kegiatan action fisik 100% berakhir pada Oktober mendatang," papar Lhargo.
Menurutnya, bantuan DAK tersebut sesuai dengan program dimanfaatkan bagi menunjang pembangunan dan pembenahan sejumlah sarana prasarana dan fasilitas penunjang Air Minum dan Sanitasi, dengan jumlah satuan sambungan rumah (SSR) sebanyak 1.088 unit SR, dengan surat perjanjian kerjasama (SPKS) dilakukan dengan 10 Desa penerima manfaat, untuk seluruh anggarannya masuk ke rekening KSM setempat, dengan pelaksanaan fisik sesuai dengan dengan rencana kerja masyarakat (RKM) dan didampingi oleh tim fasilitator, sehingga kegiatan action pembangunan fisik dari program tersebut optimis akan dapat dituntaskan hingga Oktober, ujarnya.
Lhargo juga menjelaskan bahwa sejumlah kegiatan yang dilaksanakan diantaranya pembangunan jaringan distribusi air minum, sambungan rumah (SR), MCK hingga pembangunan bak penampungan (Reservoar).
Ke 10 Desa penerima DAK terdiri dari DAK Air Minum ada 6 Desa meliputi Desa Simu Plampang, Sampe Rhee, Kuki Moyo Utara, Leseng Moyo Hulu, Ledang Lenangguar dan Brangkolong Plampang dengan target 869 satuan sambungan rumah (SSR) dengan total pagu anggaran terserap sebesar Rp 5,3 Miliar, dan DAK Sanitasi ada 4 Desa, yakni Desa Sukamulia Labangka, Tatede Lopok, Balebrang Utan, dan Jurumapin Buer dengan target 219 SR, dengan jumlah pagu anggaran sebesar Rp 3,1 Miliar, tukasnya.
Dalam tahun 2026 ini, sambung Lhargo, selain bantuan DAK, Sumbawa juga mendapat satu paket Sanitasi dengan target 20 SR untuk Kelurahan Brangbiji, berupa pembangunan bak penampungan reservoar, jaringan distribusi air minum, dan MCK, dengan bantuan anggaran Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp 260 Juta.(AM01)


0Komentar