Sumbawa Besar, Laskarmerdeka.com -
Dalam rangka akselerasi program prioritas pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) tahap III Tahun 2026, maka Tim dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP-RI) Dirjen Perikanan Tangkap dalam waktu dekat akan segera menurunkan tim untuk melakukan kegiatan survei dan verifikasi usulan calon lokasi KNMP tahun 2026 di Bali dan NTB termasuk di Kabupaten Sumbawa ada 7 Desa Calon Lokasi KNMP yang akan dilakukan survei dan verifikasi, ungkap Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Sumbawa Rahmat Hidayat S.Pi MT dalam keterangan Persnya, Sabtu (04/04/2026).
Dijelaskan, secara keseluruhan di NTB ada sekitar 56 Desa calon lokasi KNMP 2026 yang akan dilakukan survei dan verifikasi oleh tim KKP-RI, diantaranya yakni 7 Desa di Kabupaten Sumbawa terdiri dari Desa Teluk Santong Kecamatan Plampang, Desa Labuhan Kuris Kecamatan Lape, Desa Labuhan Jambu Kecamatan Tarano, Desa Labuhan Alas Kecamatan Alas, Desa Labuhan Mapin Kecamatan Alas Barat, Desa Pulau Kaung dan Labuhan Burung Kecamatan Buer.
Dua Desa di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) meliputi Desa Poto Tano Kecamatan Poto Tano dan Desa Labuan Lalar Kecamatan Taliwang, serta di Pulau Lombok, Bima dan Dompu.
Oleh karena itu khusus di Sumbawa terang Rahmat Hidayat, kami bersama Kabid Perikanan Tangkap H.Burhanudin S.Pi dan jajaran telah turun melakukan action lapangan turun ke Desa Calon lokasi KNMP 2026 tersebut, guna melakukan koordinasi sekaligus menginformasikan terkait dengan kedatangan tim KKP-RI dalam rangka melakukan survei dan verifikasi.
Dua hari berturut-turut, pada Rabu dan Kamis 1 - 2 April 2026, kami bersama jajaran telah turun ke lokasi Desa Pulau Kaung Kecamatan Buer dan di Dusun Labuhan Jontal Desa Teluk Santong Kecamatan Plampang, dimana kami bersama Kabid Perikanan Tangkap H.Burhanudin, S.Pi, beserta staf, didampingi Kepala Dusun Labuhan Jontal, Kepala Desa Teluk Santong dan jajarannya telah mengadakan pertemuan koordinasi kembali dengan jajaran Pemerintahan Desa, Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan masyarakat setempat terutama dukungan sosial, paparnya.
"Alhamdulillah, koordinasi dan pertemuan yang dilaksanakan mendapatkan
dukungan penuh, hal ini dipandang penting agar informasi tersampaikan dengan baik
terkait program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) sehingga kondusifitas sosial
terutama saat pelaksanaan kegiatan nantinya dapat terjaga," ujarnya.
Kalau melihat langsung potensi perikanan tangkap di Desa Teluk Santong termasuk Dusun Labuhan Jontal yang menjadi titik lokasi program KNMP ini luar biasa kata Rahmat Hidayat, dimana kami melihat langsung nelayan bongkar muat hasil tangkapan, jumlah armada kapal nelayan yang cukup banyak menandakan aktivitas ekonomi masyarakatnya sebagian besar bergantung pada sektor kelautan, namun kondisi infrastruktunya masih sangat terbatas, kondisi dermaga yang terbangun dalam kondisi rusak berat, demikian juga dengan kondisi sanitasi, sampah masyarakat berserakan menjadi perhatian serius, karena itu kami sangat berharap lokasi ini menjadi prioritas program
KNMP Tahap III.
"Kita doakan bersama dan perlu dukungan penuh dari semua pihak, agar persoalan-persoalan yang ada bisa teratasi dengan baik. Alhamdulillah untuk TAHAP III ini kita mendapatkan sebanyak 7 (tujuh) Desa yang menjadi target survei dan verifikasi, semoga semua desa bisa ditetapkan untuk menjadi Desa KNMP Tahap III dan bisa menjadi kontribusi nyata dari sektor Kelautan dan Perikanan untuk Sumbawa Unggul, Maju dan Sejahtera di bawah kepemimpinan Jarot – Ansori yang sama - sama kita cintai," pungkasnya.(AM01)
Tujuh Desa Calon Lokasi KNMP Tahap III di Sumbawa Akan Disurvei Tim KKP-RI
Daftar Isi


0Komentar