Sumbawa Besar, Laskarmerdeka.com -
[Kamis, 9 April 2026] — Komitmen efisiensi energi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus ditunjukkan secara nyata oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot. Untuk ketiga kalinya, Bupati kembali bersepeda dari Pendopo menuju Kantor Bupati Sumbawa sebagai bagian dari ikhtiar penghematan bahan bakar minyak (BBM) di tengah dinamika global yang berdampak pada sektor energi.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Jarot bersepeda didampingi oleh Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Kepala Bagian Pembangunan, serta sejumlah aparatur sipil negara (ASN). Kebersamaan ini mencerminkan bahwa gerakan efisiensi tidak hanya bersifat simbolik, tetapi mulai menjadi praktik kolektif di lingkungan birokrasi.
Langkah bersepeda ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan resmi yang telah dikeluarkan Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Surat Edaran Bupati Sumbawa Nomor 100.3.4/287/Ekon-SDA/III/2026 tentang imbauan penghematan BBM dan penggunaan sepeda ke kantor. Kebijakan tersebut menjadi respons terhadap potensi tekanan energi global, sekaligus bentuk antisipasi daerah agar tetap adaptif dan efisien dalam penggunaan sumber daya.
Bupati Jarot menegaskan bahwa kepemimpinan harus diwujudkan melalui contoh nyata. Menurutnya, ajakan untuk berhemat tidak cukup disampaikan dalam forum formal, tetapi harus ditunjukkan dalam tindakan sehari-hari. “Ini bukan sekadar aktivitas olahraga, tetapi bagian dari perubahan pola pikir, bahwa efisiensi harus dimulai dari diri sendiri,” ungkapnya.
Selain berdampak pada penghematan BBM, kegiatan bersepeda juga membawa manfaat kesehatan serta mendorong gaya hidup ramah lingkungan. Bupati berharap, kebiasaan ini dapat menjadi budaya baru di kalangan ASN, bahkan meluas ke masyarakat sebagai bagian dari gerakan bersama menghadapi tantangan global.
Konsistensi yang ditunjukkan oleh Bupati dalam tiga kali kegiatan bersepeda ini mempertegas arah kebijakan daerah yang tidak hanya responsif, tetapi juga implementatif. Di tengah ketidakpastian global, langkah-langkah sederhana namun berkelanjutan seperti ini menjadi penting untuk menjaga stabilitas sekaligus membangun kesadaran kolektif akan pentingnya efisiensi energi.(AM01)



0Komentar