Mataram, Laskarmerdeka.com -
[Kamis 9 April 2026] - Pendampingan pelaksanaan SPMB 2026 menjadi langkah strategis dalam memastikan validasi daya tampung satuan pendidikan berjalan akurat, transparan, dan akuntabel.
Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Nusa Tenggara Barat telah melaksanakan kegiatan pendampingan kepada pemerintah daerah dalam rangka mendukung kelancaran pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026.
Kegiatan ini difokuskan pada proses verifikasi dan validasi daya tampung satuan pendidikan, terutama dalam kondisi tertentu yang memerlukan penyesuaian.
Pendampingan dilaksanakan melalui Forum Group Discussion (FGD) yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan pendidikan guna memastikan pelaksanaan SPMB berjalan sesuai dengan ketentuan serta menjunjung prinsip transparansi dan akuntabilitas. Kegiatan ini berlangsung dengan partisipasi aktif dari peserta yang telah ditugaskan.
Adapun pihak yang hadir dalam kegiatan ini meliputi Kepala Bidang SMA beserta operator SPMB dari dinas, koordinator pengawas, Inspektorat, serta Ombudsman. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bentuk sinergi lintas sektor dalam mengawal proses pelaksanaan SPMB agar berjalan sesuai regulasi dan prinsip tata kelola yang baik.
BPMP NTB turut menegaskan komitmennya dalam menerapkan Zona Integritas Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (ZI WBBM), dengan memastikan seluruh proses kegiatan berlangsung secara profesional serta menjunjung tinggi integritas dalam pelayanan publik.
“Pendampingan ini merupakan langkah penting untuk memastikan pelaksanaan SPMB berjalan objektif, transparan, dan akuntabel, sehingga mampu memberikan layanan pendidikan yang adil dan berkualitas bagi masyarakat”.
Melalui kegiatan ini diharapkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah semakin kuat dalam menjamin kualitas pelaksanaan SPMB, khususnya dalam perencanaan daya tampung yang tepat dan sesuai kebutuhan di Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Seluruh pemangku kepentingan pendidikan diharapkan terus berkolaborasi dan mendukung implementasi SPMB yang berkualitas demi pemerataan akses pendidikan di Nusa Tenggara Barat.(AM01)




0Komentar