Sumbawa Besar, Laskarmerdeka.com -
Program proyek Air Minum dan Sanitasi (AmSan) tahun 2026 yang menyerap anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Pusat mencapai sekitar Rp 8 Miliar lebih yang diperuntukkan bagi 10 Desa didaerah ini optimis action kegiatan pembangunan fisiknya dimulai akhir April mendatang, ungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sumbawa Much Sofyan ST dalam keterangan Persnya, Rabu (08/04/2026).
Didampingi Kabid AmSan Abdul Azis M.Eng, Kadis PUPR menjelaskan, bantuan DAK tersebut sesuai dengan program akan dimanfaatkan bagi menunjang pembangunan dan pembenahan sejumlah sarana prasarana dan fasilitas penunjang Air Minum dan Sanitasi, dengan jumlah satuan sambungan rumah (SSR) sebanyak 1.088 unit SR.
"Setelah seluruh proses administrasinya tuntas, alhamdulillah surat perjanjian kerjasama (SPKS) telah tuntas dilakukan dengan 10 Desa penerima manfaat, untuk selanjutnya saat ini tinggal menunggu dananya masuk ke rekening Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) setempat, sesuai dengan dengan rencana kerja masyarakat (RKM), sehingga kegiatan action pembangunan fisik dari program tersebut optimis sudah bisa dimulai akhir April Mendatang, dengan pelaksanaannya didampingi tim fasilitasi," ujarnya.
Menurutnya, sejumlah kegiatan yang dilaksanakan diantaranya pembangunan jaringan distribusi air minum, sambungan rumah (SR), MCK hingga pembangunan bak penampungan (Reservoar).
"10 Desa penerima DAK terdiri dari DAK Air Minum ada 6 Desa meliputi Desa Simu Plampang, Sampe Rhee, Kuki Moyo Utara, Leseng Moyo Hulu, Ledang Lenangguar dan Brangkolong Plampang dengan target 869 satuan sambungan rumah (SSR) dengan total pagu anggaran terserap sebesar Rp 5,3 Miliar, dan DAK Sanitasi ada 4 Desa, yakni Desa Sukamulia Labangka, Tatede Lopok, Balebrang Utan, dan Jurumapin Buer dengan target 219 SR, dengan jumlah pagu anggaran sebesar Rp 3,1 Miliar," papar Lhargo akrab Kadis PUPR Sumbawa ini disapa.
Dalam tahun 2026 ini, lanjut Lhargo, selain bantuan DAK, Sumbawa juga mendapat satu paket Sanitasi dengan target 20 SR untuk Kelurahan Brangbiji, berupa pembangunan bak penampungan reservoar, jaringan distribusi air minum, dan MCK, dengan bantuan anggaran Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp 260 Juta, tukasnya.
"Langkah awal dari program AmSan ini, telah dilaksanakan kegiatan sosialisasi tingkat Kabupaten maupun Desa, fase tahapan penyusunan Rencana Kerja Masyarakat (RKM) oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) setempat, baik itu terkait dengan rencana pembangunan jaringan distribusi air minum, sambungan rumah, MCK hingga bak penampungan (Reservoar), dengan pelaksanaannya menggunakan sistem swakelola oleh KSM setempat, disamping itu Pemda Sumbawa melalui APBD (Direktif dan Pokir Dewan) tahun 2026 ini, juga mendukung sejumlah program bidang Sumber Daya Air (SDA) dan AmSan," pungkasnya.(AM01)


0Komentar