TfC0GSY7TpM8TUM0TpOlBSr8Td==

Breaking News:

Si Jago Merah Membara, Ludeskan Dua Rumah Panggung di Tarano, Kerugian Mencapai Sekitar Rp 500 Juta


Sumbawa Besar, Laskarmerdeka.com 
-
Kebakaran hebat melanda Dusun Terujung, Desa Labuhan Aji, Kecamatan Tarano, Kabupaten Sumbawa, pada Senin (2/3/2026) sekitar pukul 02.56 Wita. Akibat si jago merah membara, dua unit rumah panggung milik warga setempat hangus terbakar hingga rata dengan tanah.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Sumbawa, H.Sahabuddin, S.Sos, M.Si menjelaskan bahwa api diduga berasal dari salah satu rumah kosong yang kemudian merembet ke rumah di sebelahnya.

Material bangunan yang didominasi kayu serta tiupan angin laut yang cukup kencang membuat api cepat membesar dan sulit dikendalikan pada awal kejadian.

“Api dengan cepat membakar seluruh bagian rumah karena konstruksi bangunan terbuat dari kayu, apalagi angin laut yang bertiup cukup kencang, sehingga api mudah merembet,” ujarnya.

Mendapat laporan warga, Tim Pos Damkartan Zona Empang langsung diterjunkan ke lokasi dengan dua unit mobil pemadam kebakaran (fire truck). Petugas bekerja sama dengan aparat desa, unsur TNI, Polri, serta masyarakat setempat bahu membahu untuk memadamkan kobaran api.

Proses pemadaman berlangsung dramatis lebih dari dua jam, namun api akhirnya berhasil dilokalisir sehingga tidak meluas ke permukiman lainnya.

“Berkat kesigapan petugas dan dukungan warga, api dapat dipadamkan dan dikendalikan sehingga tidak merembet lebih luas,” tukas H. Sahabuddin.

Kerugian akibat peristiwa ini ditaksir mencapai sekitar Rp 500 juta. Selain dua unit rumah panggung yang terbakar 100 persen beserta isinya, kebakaran juga menyebabkan kerusakan sebagian atap, lisplang, dan teras pada empat rumah lainnya. Satu unit sepeda motor, dua mesin speed boat, jaring penangkap ikan, serta kayu bahan pembuatan perahu turut terdampak.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, dua warga dilaporkan mengalami luka ringan akibat terkena seng saat membantu proses pemadaman. Keduanya telah mendapat penanganan medis di puskesmas setempat. Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Pihak Damkartan menghimbau warga  masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap potensi kebakaran di lingkungan dengan bangunan berbahan kayu, serta segera melapor jika menemukan tanda-tanda kebakaran guna mencegah dampak yang lebih luas, ujarnya.(AM01)

Daftar Isi

0Komentar

Formulir
Tautan berhasil disalin