Sumbawa Besar, Laskarmerdeka.com -
Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, memimpin kegiatan Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Sumbawa di Masjid Baitul Amal, Desa Tengah, Kecamatan Utan, Rabu, 4 Maret 2026.
Kegiatan ini, menurut Wabup H. Ansori, merupakan momentum penting bagi pemerintah daerah untuk bersilaturahmi sekaligus berdialog langsung dengan masyarakat terkait berbagai persoalan pembangunan.
“Melalui kegiatan ini pemerintah dapat mendengar secara langsung aspirasi masyarakat, termasuk berbagai kebutuhan mendesak yang memerlukan perhatian dan penanganan serius”, ujarnya.
Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah persoalan gas elpiji 3 kg yang belakangan banyak dikeluhkan masyarakat. Ia menyebutkan bahwa sulitnya masyarakat memperoleh elpiji 3 kg diduga akibat ulah oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan situasi untuk kepentingan pribadi.
Pemerintah daerah melalui satgas yang telah dibentuk terus berupaya dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memperketat pengawasan distribusi agar penyaluran gas bersubsidi tepat sasaran dan tidak disalahgunakan. Ia menyebut pemerintah daerah tidak akan mentolerir praktik-praktik yang merugikan masyarakat, dan menindak tanpa pandang bulu jika ada pangkalan yang melanggar aturan.
“Sudah ada beberapa oknum pangkalan yang dicabut izinnya karena melanggar aturan”, tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Wabup H. Ansori juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus merealisasikan 12 program unggulan yang telah dicanangkan sebagai arah kebijakan pembangunan Kabupaten Sumbawa. Program-program tersebut difokuskan pada peningkatan kualitas infrastruktur, penguatan sektor pertanian dan peternakan, pengembangan UMKM, peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan, serta pengentasan kemiskinan.
Ia menekankan bahwa realisasi program unggulan tersebut dilakukan secara bertahap dan terukur, dengan tetap memperhatikan skala prioritas serta kemampuan keuangan daerah.
Pada kesempatan tersebut, Wabup H. Ansori juga menyalurkan bantuan untuk pembangunan Masjid Baitul Amal sebesar Rp 25 juta, puluhan paket Al-Qur’an, serta paket sembako bagi masyarakat kurang mampu.(AM01)





0Komentar