Sumbawa Barat, Laskarmerdeka.com -
Berlanjut di Kecamatan Maluk, Safari Ramadhan 1447 H Pemkab Sumbawa Barat digelar di Masjid Al Ikhlas Desa Bukit Damai, Selasa (03/03/2026).
Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah hadir bersama Wakil Bupati, Sekda dan jajaran OPD. Camat Maluk, Mulyadi, S.Pi melaporkan distribusi Kartu Sumbawa Barat Maju disambut positif masyarakat. Meski heterogen, situasi tetap aman dan kondusif selama Ramadhan, termasuk penutupan hiburan malam, pengaturan arus lalu lintas jelang berbuka, serta penanganan cepat banjir akibat curah hujan tinggi yang kini berangsur terkendali.
Bupati Amar menegaskan keberagaman adalah kekuatan persatuan. Setahun kepemimpinannya menjadi momentum memperkuat komitmen pelayanan publik, ditandai peluncuran Kartu Sumbawa Barat Maju pada 20 Mei bertepatan Hari Kebangkitan Nasional. Tahun 2026 diharapkan tak ada lagi kendala implementasi program agar manfaatnya makin dirasakan warga.
Persoalan sampah menjadi perhatian serius. Pemda membangun sistem pengelolaan terpadu melalui TPS3R dan pembentukan Bank Sampah desa. PT Amman memprogramkan pengelolaan terintegrasi di Jereweh, Maluk, dan Sekongkang. Lahan di Desa Benete disiapkan untuk fasilitas profesional dengan alur TPST–TPA hingga sanitary landfill di Taliwang. Targetnya, 2027 Kabupaten Sumbawa Barat masuk kategori kabupaten/ kota bersih. Menjelang Pilkades serentak 2026, termasuk di Benete, masyarakat diminta menjaga kondusivitas.
Terkait ketenagakerjaan, Bupati Amar menegaskan meski penggalian PT. Amman bergeser ke Elang Dodo Rinti, pengolahan konsentrat tetap di KSB. Pasca tambang adalah reklamasi, bukan berhentinya industri. Pengalaman pembangunan smelter membuktikan dampak positif bagi ekonomi dan tenaga kerja. “Maluk tidak akan menjadi kota mati,” tegasnya, seraya mengajak masyarakat menjaga persatuan dan mendukung pembangunan menuju Sumbawa Barat Maju Luar Biasa.(AM01)




0Komentar