Sumbawa, Laskarmerdeka.com -
Kebakaran terjadi di Dusun Bau Taning, Desa Ngeru, Kecamatan Moyo Hilir, Kabupaten Sumbawa, Sabtu (7/3/2026) dini hari. Peristiwa saat sahur tersebut menghanguskan satu rumah panggung beserta seluruh isinya, dan beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini berkat kesiapsiagaan keluarga saat api pertama kali muncul.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Sumbawa, H. Sahabuddin, S.Sos., M.Si, melaporkan bahwa pihaknya menerima informasi kebakaran sekitar pukul 01.57 Wita dari masyarakat setempat. Laporan itu langsung ditindaklanjuti dengan pengerahan personel dan armada menuju lokasi kejadian.
Sekitar pukul 02.07 Wita, tim Damkartan dari Pos Moyo Hilir tiba di lokasi. Lima menit kemudian, peleton dari Mako Damkartan bersama regu penyelamatan juga tiba dan langsung melakukan pemadaman.
“Api dengan cepat membesar karena bangunan rumah panggung tersebut terbuat dari kayu sehingga mudah terbakar dan menghanguskan seluruh isi rumah,” ujar Haji Sahabuddin.
Dalam pemadaman ini, Damkartan mengerahkan tiga unit mobil fire truck dan satu unit fire jeep. Proses pemadaman melibatkan berbagai unsur, di antaranya Kapolsek Moyo Hilir, Babinsa, Kepala Dusun Desa Ngeru, personel Damkartan dari Mako dan Pos Moyo Hilir, tim penyelamatan, serta masyarakat setempat.
Berkat kesigapan petugas Damkartan yang dibantu warga sekitar, api berhasil dipadamkan dan tidak sempat merembet ke bangunan lain di sekitarnya.
Rumah yang terbakar diketahui milik Samsun, sementara satu rumah lain di sekitar lokasi dilaporkan terdampak namun pemiliknya belum diketahui secara pasti.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan oleh pihak kepolisian bersama tim Damkartan, kebakaran diduga dipicu arus pendek listrik. Meski tidak ada korban jiwa namun kerugian material akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai Rp 150 juta.
Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H.,S.I.K, melalui Kapolsek Moyo Hilir Iptu Husni, menjelaskan bahwa peristiwa mencekam ini bermula sekitar pukul 01.30 WITA. Saksi Sdri. Rahima (ibu dari pemilik rumah) yang saat itu sedang tertidur di ruang tamu tiba-tiba terbangun karena mendengar suara aneh. Saat menoleh ke arah depan, saksi dikejutkan dengan kobaran api yang sudah merambat di dinding depan rumah.
Dalam situasi panik, Rahima langsung berteriak "Api!" berkali-kali untuk membangunkan Samsun beserta istri dan ketiga anaknya yang sedang terlelap tidur di kamar.
"Seluruh penghuni rumah langsung lari turun menyelamatkan diri. Sdr. Samsun bersama warga sekitar sempat berusaha memadamkan api dengan alat seadanya, namun material kayu rumah membuat api sangat cepat membesar," lapor personel Polsek di lapangan.
Mendapat laporan dari warga, tim pemadam kebakaran dan personel Polsek Moyo Hilir langsung bergerak menuju lokasi, Pukul 02.10 WITA: 1 unit mobil Damkar Moyo Hilir tiba di TKP dan langsung melakukan penyemprotan, sekitar pukul 02.30 WITA 2 unit mobil Damkar Kabupaten Sumbawa tiba sebagai bantuan tambahan, api berhasil dipadamkan sepenuhnya berkat kerja sama petugas damkar, personel Polsek, dan gotong-royong warga pada pukul 03.00 Wita.
Kapolsek Moyo Hilir melalui personelnya telah mengamankan TKP dan memberikan edukasi serta penguatan moril kepada keluarga korban. Sebagai langkah antisipasi ke depan, Kapolsek akan berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Ngeru untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat.
"Kami menghimbau warga untuk selalu mengecek instalasi listrik secara berkala dan tetap mengaktifkan ronda malam agar situasi darurat seperti ini dapat dideteksi lebih awal," ujarnya.(AM01)


0Komentar