TfC0GSY7TpM8TUM0TpOlBSr8Td==

Breaking News:

BPBD Sumbawa Minta Masyarakat Siap Siaga Hadapi Musim Kemarau Panjang 2026



Sumbawa Besar, Laskarmerdeka.com 
-
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa mulai mengantisipasi potensi kekeringan yang diprediksi datang lebih cepat pada tahun 2026, menyusul informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebutkan musim kemarau tahun ini berpotensi datang lebih awal dan berlangsung lebih lama dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Sumbawa, Sukiman, S.T., dalam keterangan Persnya, Kamis (12/03/2026) menyatakan kalau BPBD Sumbawa akan terus melakukan berbagai upaya sosialisasi kepada masyarakat terkait kesiapsiagaan menghadapi bencana, termasuk soal kekeringan.

“Kami tetap melakukan sosialisasi secara masif, baik atas inisiatif BPBD maupun atas permintaan berbagai pihak seperti sekolah, instansi pemerintah, maupun pihak swasta. Dalam sosialisasi tersebut kami menyampaikan bagaimana langkah masyarakat ketika terjadi bencana, termasuk kekeringan,” ujarnya.

Dalam setiap kegiatan sosialisasi BPBD terang Sukiman, tidak hanya membahas satu jenis bencana saja, melainkan berbagai potensi bencana seperti banjir, angin puting beliung, tanah longsor, gempa bumi, hingga kekeringan.

Menurutnya, meskipun musim kemarau merupakan siklus tahunan di Indonesia, kondisi tahun ini perlu mendapat perhatian lebih karena diperkirakan datang lebih cepat.

“Kalau musim kemarau datang lebih cepat berarti durasinya bisa lebih lama. Hal ini tentu akan berdampak pada masyarakat, terutama petani dan masyarakat yang tinggal di wilayah yang rawan kekeringan, bahkan percepatan musim kemarau juga dapat memengaruhi ketersediaan air tanah. Sumur-sumur warga yang biasanya masih memiliki cadangan air berpotensi mengalami penurunan debit bahkan kering, termasuk pola tanam petani juga akan berpengaruh," paparnya.

Sukiman juga menjelaskan dalam rangka menghadapi musim kering, terutama menyangkut ketersediaan kebutuhan pasokan air, maka dengan armada yang dimiliki, BPBD Sumbawa bekerjasama dengan leading sektor atau pemangku kepentingan lainnya telah menyiapkan armada mobil tangki distribusi air bersih untuk masyarakat yang terdampak kekeringan.

“Kami sudah menyiapkan tiga armada tangki air, satu unit baru dan dua unit lama. Armada ini akan digunakan untuk membantu distribusi air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan di beberapa wilayah Kabupaten Sumbawa,” pungkasnya.

Dalam hal ini, BPBD Sumbawa memastikan seluruh unsur terkait akan dilibatkan dalam upaya penanganan dan antisipasi kekeringan didaerah ini, ujarnya. (AM01)

Daftar Isi

0Komentar

Formulir
Tautan berhasil disalin