Sumbawa Besar, Laskarmerdeka.com -
Pemerintah Provinsi NTB melalui
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi NTB menggelontorkan bantuan dana APBD Provinsi 2025 senilai Rp 19 Miliar lebih, guna menunjang proyek pembangunan dan penanganan longsegmen ruas jalan Provinsi Lenangguar - Lunyuk, yang saat ini tengah berjalan pekerjaan fisiknya oleh rekanan kontraktor pelaksana, dengan prpgres fisiknya baru mencapai 51 persen, ungkap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PUPR NTB Miftahuddin Anshary dalam keterangan Persnya, Senin (01/12/2025).
Penanganan Long Segment ruas Jalan Lenangguar–Lunyuk di Sumbawa itu sepanjang 35 Km dari ruas keseluruhan sekitar 60 Km itu terang PPK Miftah, merupakan salah satu proyek strategis daerah, dengan penanganan pekerjaan dipercayakan kepada PT Amar Jaya Perkasa (PT.AJP) dengan anggaran terserap mencapai Rp19 miliar lebih, dengan waktu pelaksanaan pekerjaan dimulai sejak akhir September hingga 31 Desember 2025 mendatang.
"Dari hasil monitoring dan evaluasi yang dilakukan, kontraktor PT AJP tengah fokus menangani lokasi segmen yang mengalami longsor pada dua titik sepanjang 300 meter dengan kondisi tanah bukit yang labil, sebelum memasuki kawasan Plara Lunyuk, akibat intensitas hujan yang tinggi diwilayah tersebut, dengan menurunkan sejumlah alat berat untuk melakukan pembenahan sebagaimana mestinya," papar PPK Miftah.
Yang jelas sambung PPK Miftah, pekerjaan patching dan penanganan longsor, meliputi: penambalan (patching) jalan berlubang, pengaspalan ulang di sejumlah titik, maupun pemasangan dinding penahan menggunakan bor pile, menjadi prioritas utama dalam penanganannya dan InsyaAllah direncanakan pekan mendatang sudah bisa dimulai kegiatan penaburan aspal hotmixnya, ujarnya.
"Dengan melihat sisa masa waktu pelaksanaan pekerjaan sekitar satu bulan ini, maka kami akan terus mengawal, memantau dan melakukan pengawasan secara intensif, dan bahkan kami telah mengingatkan pihak kontraktor pelaksana PT AJP agar melakukan penyesuaian jadwal kerja sesuai kondisi lapangan dan percepatan progres pekerjaan, dengan tetap memperhatikan kondisi cuaca di lapangan, tentunya kontraktor harus memperhatikan kualitas pekerjaan dan kelengkapan teknis, terutama dalam mengerjakan titik-titik (Longsegmen), seperti aspalnya maupun pengujian atas material yang digunakan, dengan tetap menjaga keselamatan bagi pengguna jalan," pungkasnya.
Kendati mengalami kendala adanya longsor dan hujan lebat, namun sejauh ini pekerjaan fisiknya berjalan On The Track dan kami optimis akan dapat dituntaskan dan diselesaikan sesuai dengan program perencanaan, mengingat PT AJP telah mendropping sejumlah alat berat, tenaga kerja dan pasokan material yang dibutuhkan, tukasnya.(AM01)



0Komentar