Mataram, Laskarmerdeka.com -
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) menegaskan komitmennya untuk menempatkan generasi muda sebagai pilar utama pembangunan daerah.
"Untuk menjawab tantangan zaman dan menangkap berbagai peluang global, ada tiga peran strategis, yang harus dijalankan oleh pemuda Karang Taruna," kata Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, dalam Temu Karya VI Karang Taruna Provinsi NTB, di Pendopo Gubernur, Sabtu (3/10/2026).
Pertama, pemuda harus memperkuat literasi digital. "Karena pesatnya kemajuan teknologi menuntut adaptabilitas tinggi agar tidak tertinggal dalam persaingan global," imbuhnya.
Kedua, pemuda harus menumbuhkan jiwa kewirausahaan dan tidak lagi bergantung atau menghabiskan energi semata-mata untuk mengejar karir politik atau menjadi anggota dewan melalui organisasi.
"Kemandirian finansial ini diharapkan dapat menjadi energi nyata dalam mendorong perubahan sosial yang berkah," jelasnya.
Ketiga, pemuda harus menjaga kearifan lokal di tengah arus globalisasi yang cenderung menyeragamkan budaya. Pemprov NTB fokus mengarahkan pembangunan pariwisata berkualitas (quality tourism) yang berakar pada kearifan lokal melalui pendekatan Muslim-friendly tourism, sehingga daerah dapat tumbuh dengan menempatkan masyarakatnya sebagai tuan rumah yang bermartabat di negeri sendiri.
Gubernur Iqbal meyakini bahwa dengan tiga peran aktif tersebut, generasi muda akan menjadi kunci utama kemajuan daerah di masa mendatang.
"Pemudanya yang akan membawa NTB Makmur Mendunia. Kita ingin mendorong rekan-rekan pemuda. Dan saat ini, Pemerintah Provinsi NTB membutuhkan langkah konkret, dari para pemuda, tanpa menunda-nunda waktu," tegasnya.
Kehadiran para pemuda Karang Taruna, kata Gubernur, membawa harapan besar bagi keberlanjutan masa depan NTB.
"Apalagi saat ini, NTB telah menjadi pusat perhatian nasional maupun internasional, baik dari segi keterbukaan sosial, daya tarik investasi substantif, hingga potensi pariwisata berkelanjutan," jelasnya.
Dukungan dan komitmen dari jajaran pengurus Karang Taruna NTB untuk NTB ini, juga disampaikan oleh Ketua Karteker Pengurus Provinsi Karang Taruna NTB, Sabolah Al-Kalambi. Ia menegaskan pentingnya peran Karang Taruna dalam mengambil bagian pada proses pembangunan sosial di tengah masyarakat.
“Kerja-kerja strategis dari karang taruna menurut saya akan sangat penting untuk berkontribusi, membantu Pak Gubernur, membantu pemerintah dalam rangka untuk memberikan kesejahteraan sosial bagi masyarakat sampai level bawah," ujarnya.
Sejalan dengan hal tersebut, Wakil Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT), Bahtiar Sebayang, menyuarakan optimisme senada.
“Karang taruna di NTB jangan lupa bahwa karang taruna ini bukan cuma mengurusi persoalan-persoalan sosial, tapi bagaimana juga teman-teman karang taruna yang ada di NTB ini juga mampu memberikan fluents bagaimana munculnya, lahirnya, berkembangnya teman-teman untuk bisa menjadi para pengusaha baru. UMKM-nya bisa naik kelas. Jadi karang taruna NTB ke depan kita harap selain mengurusi urusan sosial, yang tagline Kemensos itu saya kira amat sangat bagus, ‘bantuan sementara, berdaya selamanya’. Jadi bantuan itu trigger saja, stimulus aja," harapnya.
Untuk itu, Ia mengimbau Karang Taruna NTB, tidak hanya berfokus pada kegiatan sosial konvensional atau pembuatan proposal seminar, melainkan proaktif membangun inkubasi bisnis dan melahirkan wirausahawan muda baru.
Sebagai organisasi sosial kepemudaan yang terintegrasi hingga tingkat desa, Karang Taruna diharapkan segera mengambil langkah nyata, menjalin sinergi bersama Dinas Sosial dan pemerintah daerah, serta berperan aktif dalam program aksi di masyarakat.(AM01)


0Komentar