Sumbawa Besar, Laskarmerdeka.com -
Di tengah status Siaga Darurat Kekeringan di tingkat Provinsi NTB dan Tanggap Darurat Kekeringan di Kabupaten Sumbawa, Pemkab Sumbawa melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa telah menyalurkan 531 tangki air bersih ke 23 desa selama periode 21 September–7 Oktober 2026 untuk membantu masyarakat terdampak kekeringan.
Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa Zulfikar Demitri SH MH menyatakan Kamis (15/10/2026) bahwa langkah ini perlu dilanjutkan dengan distribusi yang konsisten, pemantauan kebutuhan warga secara berkala, serta sistem tanggap darurat yang lebih terstruktur dan terkoordinasi.
"Kami berharap penanganan kekeringan tidak berhenti pada penyaluran bantuan, tetapi terus berlanjut sesuai kebutuhan masyarakat. Pemerintah Daerah perlu memastikan bantuan tetap tersedia, respons terhadap laporan warga berjalan cepat, dan langkah antisipasi disiapkan sejak dini. Karena di tengah kondisi sulit ini, masyarakat bukan hanya membutuhkan bantuan hari ini, tetapi juga kepastian bahwa kebutuhan air bersih mereka tetap diperhatikan ke depannya," ujar Ikang akrab politisi muda Nasdem ini disapa.
Penanganan kekeringan bukan sekadar mengirim bantuan tegas Ikang, tetapi memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap air bersih selama masa krisis, tukasnya.(AM01)


0Komentar