Sumbawa Besar, Laskarmerdeka.com —
Bertempat di Ballroom La Grande Sumbawa Grand Hotel, Kamis (6/8/2028) Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., hadiri pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kabupaten Sumbawa periode 2026–2031.
Kegiatan tersebut turut di hadiri oleh segenap perwakilan Forkopimda Kab. Sumbawa, Ketua TP. PKK Kab. Sumbawa, Ketua GOW Kab. Sumbawa, juga di hadiri langsung oleh DPD IWAPI Prov. Nusa Tenggara Barat, Eristiana,SE, serta seluruh pengurus dan anggota IWAPI.
Pada pelantikan tersebut, Hj. Hayati Zohran kembali dipercaya menjabat sebagai Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kabupaten Sumbawa periode 2026–2031. Pelantikan tersebut juga menandai keberlanjutan kepemimpinannya setelah sebelumnya memimpin organisasi tersebut pada periode sebelumnya.
Dalam sambutan usai terpilih kembali, Hj. Hayati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk kembali memimpin IWAPI Kabupaten Sumbawa.
“Kepercayaan ini merupakan amanah besar yang harus dijalankan bersama. Keberhasilan sebuah organisasi tidak dapat dicapai secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan kerja keras, kerja cerdas, serta solidaritas dari seluruh pengurus dan anggota,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh anggota IWAPI untuk menjadikan organisasi tersebut sebagai rumah bersama, tempat saling menginspirasi, mendukung, serta tumbuh dan berkembang bersama dalam menghadapi berbagai tantangan dunia usaha.
Menurut Hj. Hayati, perkembangan dunia usaha yang semakin dinamis serta percepatan transformasi digital menjadi tantangan sekaligus peluang yang harus dihadapi secara bersama. Oleh karena itu, IWAPI Kabupaten Sumbawa akan memfokuskan program kerja pada tiga pilar utama.
Pertama, digitalisasi dan inovasi usaha. IWAPI akan mendorong para anggota, khususnya pelaku UMKM perempuan, agar semakin memahami dan memanfaatkan teknologi digital serta platform e-commerce. Langkah ini diharapkan mampu memperluas pasar produk lokal khas Sumbawa hingga tingkat nasional maupun internasional.
Kedua, peningkatan kompetensi dan kapasitas usaha. IWAPI akan mengembangkan berbagai program pelatihan, mulai dari manajemen keuangan, pengemasan produk, hingga strategi pemasaran modern agar kualitas dan daya saing usaha perempuan Sumbawa semakin meningkat.
Ketiga, penguatan sinergi dan kolaborasi. IWAPI Kabupaten Sumbawa berkomitmen menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam menyelaraskan program kerja organisasi dengan arah pembangunan daerah.
Selaras dengan visi Kabupaten Sumbawa untuk mewujudkan Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera, Hj. Hayati berharap dukungan, arahan, serta bimbingan dari Pemerintah Kabupaten Sumbawa agar program-program IWAPI ke depan dapat berjalan sejalan dengan visi pembangunan daerah.
Sementara itu, Bupati Sumbawa H. Jarot dalam arahannya menyampaikan pentingnya peran perempuan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, keberhasilan sebuah usaha besar selalu berawal dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten.
Ia menegaskan bahwa amanah yang diberikan kepada pengurus baru IWAPI bukan hanya sekadar jabatan organisasi, tetapi merupakan kepercayaan besar untuk menghadirkan manfaat nyata bagi perempuan, dunia usaha, serta masyarakat Kabupaten Sumbawa secara luas.
“Perempuan memiliki peran strategis dalam perekonomian daerah, terutama melalui sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Banyak perempuan di Kabupaten Sumbawa yang telah berkontribusi dalam mengembangkan berbagai usaha, mulai dari pengolahan pangan lokal, kuliner, kerajinan, tenun, hingga pemasaran produk melalui platform digital,” ungkapnya.
Bupati H. Jarot juga menekankan bahwa usaha kecil tidak boleh dipandang sebelah mata. Menurutnya, sektor UMKM merupakan salah satu fondasi penting dalam pembangunan ekonomi daerah.
Karena itu, IWAPI diharapkan tidak hanya menjadi organisasi yang menjalankan kegiatan administratif, tetapi juga menjadi wadah pembelajaran, kolaborasi, inovasi, serta pendampingan bagi para perempuan pengusaha agar mampu meningkatkan kapasitas dan daya saing usahanya.
“Saya berharap IWAPI tidak hanya menjadi organisasi yang sibuk dengan rapat dan kegiatan seremonial. IWAPI harus menjadi rumah belajar, rumah kolaborasi, rumah inovasi, sekaligus rumah pendampingan agar UMKM benar-benar naik kelas,” kata Bupati.
Lebih lanjut, Bupati H. Jarot menyampaikan bahwa Kabupaten Sumbawa memiliki berbagai potensi unggulan yang dapat dikembangkan, di antaranya tenun khas Sumbawa, madu hutan, kopi Batu Lanteh, hasil perikanan, jagung, sapi, serta berbagai produk ekonomi kreatif lainnya.
Namun, menurutnya, tantangan saat ini bukan hanya bagaimana menghasilkan produk, tetapi juga bagaimana meningkatkan nilai tambah melalui inovasi, kemasan yang menarik, menjaga kualitas, memperluas pemasaran digital, serta membuka peluang agar produk lokal mampu bersaing di pasar nasional dan internasional.
“Pemerintah memiliki regulasi, dunia usaha memiliki inovasi, akademisi memiliki ilmu, perbankan memiliki dukungan pembiayaan, media memiliki ruang publikasi, dan organisasi seperti IWAPI memiliki jaringan yang mampu menyatukan semuanya. Jika seluruh elemen bergerak bersama, saya yakin ekonomi Kabupaten Sumbawa akan tumbuh lebih cepat,” tegasnya.
Pada akhir arahannya, Bupati H. Jarot menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus berkomitmen menciptakan iklim usaha yang kondusif melalui berbagai program prioritas daerah, seperti penguatan UMKM, pengembangan ekonomi kreatif, peningkatan kualitas sumber daya manusia, digitalisasi pelayanan, serta kemudahan berusaha.
Ia juga mengajak seluruh perempuan pengusaha di Kabupaten Sumbawa untuk terus berani bermimpi besar, tidak takut memulai usaha, serta meningkatkan kemampuan dalam menghadapi perubahan zaman.(AM01)


0Komentar