Sumbawa Besar, Laskarmerdeka.com -
Setelah melalui proses perjuangan, lobby dan koordinasi intensif dilakukan Pemda Sumbawa dibawah kepemimpinan Bupati Sumbawa Ir.H.Syarafuddin Jarot.MP, akhirnya Kabupaten Sumbawa dalam tahun anggaran 2026 ini berhasil meraih empat paket proyek pembangunan sejumlah sarana prasarana (Sarpras) Air Minum dengan nilai total pagu anggaran dari APBN mencapai sekitar Rp 48 Miliar lebih dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR.
Sebagaimana diungkapkan Dirut Perumdam Batulanteh Sumbawa H.Abdul Hakim SE dalam keterangan Pers diruang kerjanya, Rabu siang 6 Mei 2026, bahwa dalam tahun ini kita Sumbawa berhasil mendapatkan empat paket proyek strategis bagi pembangunan, penataan dan pembenahan sejumlah sarana prasarana dan fasilitas penunjang air minum dari Pemerintah Pusat.
"Ini semua dapat diraih, berkat perjuangan dan koordinasi intensif yang dilakukan Pemda Sumbawa dengan Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR Dirjen Cipta Karya dan Dirjen SDA serta BPBPK dan BBWS," ujarnya.
Adapun keempat paket proyek dimaksud terang Abi Akim akrab disapa, terdiri dari :
1. Paket proyek optimalisasi SPAM Semongkat rehabilitasi instalasi pengolahan air (IPA) Kantor Pusat Perumdam Batulanteh Desa Pungka Kecamatan Unter Iwes dan bangunan pendukung lainnya serta pergantian pipa distribusi sepanjang total 6 KM wilayah meliputi wilayah PPN Bukit Permai sepanjang 2,5 KM dan Moyo Hilir arah Moyo Utara sepanjang 3,5 KM.
Proyek tersebut menyerap anggaran dari 2026 APBN senilai Rp 19,3 Miliar melalui Kementerian PUPR Dirjen Cipta Karya - Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK) NTB yang merupakan Unit Pelayanan Teknis (UPT) dibawah Cipta Karya, dengan penanganan pelaksana pekerjaan fisik dipercayakan kepada PT Duta Abadi, dengan kontrak pekerjaan selama 225 hari, dimulai Mei - Desember 2026, dan saat ini kegiatan lapangan diawali dengan pembangunan Direksi KIT, paparnya.
2. Paket proyek pembangunan jaringan distribusi utama jalan akses Bendungan Beingin Sila Utan dan penambahan sambungan rumah wilayah layanan Utan dan Alas Marente dengan pagu anggaran sebesar Rp 8,9 Miliar, kini sedang dalam proses lelang tender.
3. Paket Proyek Optimalisasi SPAM Marente meliputi pekerjaan rehabilitasi instalasi pengolahan air Marente wilayah layanan Kecamatan Alas dengan nilai anggaran Rp 900 Juta, juga sedang dalam proses lelang tender.
4. Paket Proyek Optimalisasi Intake dan jaringan pipa transmisi Semongkat sepanjang 5,5 Km, dengan total pagu anggaran senilai Rp 20 Miliar dari BBWS Dirjen SDA Kementerian PUPR, dan kini sedang proses lelang tender.
"Dengan adanya empat paket proyek yang dikerjakan tahun ini, diharapkan kedepan akan dapat menunjang kegiatan operasional dan memberikan kontribusi dalam upaya memperlancar akan ketersediaan pasokan air dan layanan yang lebih baik, dimana sejumlah paket proyek lainnya juga tengah diperjuangkan dan terus berkoordinasi dengan Pusat, termasuk soal lanjutan pembenahan sumber mata air Ai Ngelar dan lainnya," pungkas Abi Akim.(AM01)




0Komentar