Mataram, Laskarmerdeka.com –
Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Nusa Tenggara Barat menghadiri Seminar Nasional dalam rangka Dies Natalis Fakultas Teknik Universitas Mataram (FT UNRAM) yang digelar pada Rabu, 7 Mei 2026, bertempat di Universitas Mataram.
Seminar yang mengangkat tema "Peran Strategis Energi Angin dan Surya dalam Peta Jalan Transisi Energi NTB Menuju Net Zero Emission 2050" ini dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi NTB, H. Lalu Moh. Faozal, S.Sos., M.Si. Acara dihadiri oleh kalangan akademisi, perwakilan pemerintah, mitra pembangunan, serta berbagai pemangku kepentingan di bidang energi terbarukan.
Dalam sambutannya, H. Lalu Moh. Faozal menegaskan bahwa Provinsi NTB tidak bisa lagi menunggu dalam soal transisi energi. Target Net Zero Emission (NZE) 2050, menurutnya, bukan sekadar cita-cita melainkan komitmen yang harus diturunkan menjadi peta jalan nyata dengan langkah-langkah yang terukur dan dapat dipertanggungjawabkan.
Ia juga menekankan peran mahasiswa yang tidak boleh dipandang sebelah mata. Generasi muda adalah pihak yang akan paling merasakan dampak dari pilihan energi yang dibuat hari ini. Karena itu, memahami arah transisi energi bukan hanya bekal ilmu, tetapi juga bagian dari tanggung jawab generasi.
Sekretaris Dinas ESDM NTB, Niken Arumdati, S.T., M.Sc. yang hadir mewakili Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi NTB menyampaikan bahwa transisi energi adalah urusan bersama, bukan monopoli pemerintah, bukan pula semata tanggung jawab PLN atau mitra pembangunan. Menurutnya, pengembangan energi terbarukan, khususnya Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) off-grid, membutuhkan sinergi lintas sektor yang sungguh-sungguh, bukan sekadar koordinasi di atas kertas.(AM01)


0Komentar