TfC0GSY7TpM8TUM0TpOlBSr8Td==

Breaking News:

PSN Sekolah Rakyat dan Hilirisasi Unggas Terintegrasi di Sumbawa Segera Dibangun


Sumbawa Besar, Laskarmerdeka.com  -

Sesuai dengan target pembangunan daerah, Pemkab Sumbawa yang berpijak pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang telah ditetapkan dan selaras dengan program Pemerintah Pusat, maka pada tahun 2026 ini pelayanan kesejahteraan sosial dan pembangunan ekonomi menjadi komitmen Pemkab Sumbawa untuk mewujudkannya secara bertahap dan berkesinambungan.

Sebagaimana diungkapkan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Sumbawa Dr.Dedi Heriwibowo dalam keterangan Persnya, bahwa terkait dengan pelayanan kesejahteraan sosial, kita melekatkan diri pada Program Strategis Nasional (PSN) melalui pembangunan Sekolah Rakyat (SR).

Dalam hal ini, Sumbawa sudah berhasil untuk menyelenggarakan sekolah rakyat dengan memanfaatkan lokasi sementara di SMP 4 Sumbawa terang Doktor Dedi,  sambil menunggu rencana pembangunan lokal barunya diatas lahan milik Pemkab Sumbawa seluas 10 Ha yang berada didepan Pertamina Badas, tukasnya.

"Semua syarat bagi pendirian Sekolah Rakyat itu sudah disampaikan ke Pusat, dan saat ini kita tinggal menunggu kedatangan tim teknis dari Pusat untuk melakukan kegiatan action lapangan yang direncanakan pada  pertengahan bulan ini  akan turun langsung melihat lokasi, dalam rangka menyusun Detail Engeneering Desain (DED) dari SR tersebut,"ujarnya.

Begitu pula terkait dengan pembangunan ekonomi, mendorong proses industrialisasi bisa lebih cepat berkembang melalui satu program strategis nasional dalam hilirisasi unggas (ayam) terintegrasi bisa terlaksana dengan baik di Kabupaten Sumbawa lanjut Doktor Dedi, dimana kegiatan ground breakingnya telah dilaksanakan 9 Maret lalu dan kemudian ditindaklanjuti dengan penandatanganan kerjasama (MoU) 9 April lalu di Jakarta, bahkan pekan kemarin tim dari PT Berdikari bersama tim dari  Kementerian Pertanian telah melihat lokasi proyek Hilirisasi Ayam Terintegrasi di Serading yang menjadi salah satu lokasi prioritas.


"Lantas, langkah selanjutnya sesuai dengan program dan informasi yang diperoleh direncanakan pada bulan Juli depan akan ada pencairan anggaran dari Danantara, sehingga kegiatan action fisik pembangunannya bisa dimulai, diawali dengan pembangunan dua paket project  pembangunan kandang maupun pabrik pakannya, kedepan dengan induk ayam yang menghasilkan DOC dan direncanakan 250.000 anak ayam per tahun yang dihasilkan. Seluruh infrastruktur pembangunan sarana prasarana dan fasilitas penunjangnya  akan ditangani oleh Pusat, dan Insya Allah dalam tahun ini sudah mulai pembangunannya, sehingga tahun 2027 itu sudah bisa mulai beroperasi," pungkasnya.(AM01)

Daftar Isi

0Komentar

Formulir
Tautan berhasil disalin