Sumbawa Besar, Laskarmerdeka.com -
Dalam rangka mempertahankan dan memenuhi stock ikan di perairan umum,
Pemda Sumbawa melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumbawa dalam tahun anggaran 2026 ini telah mengalokasikan bantuan APBD sebesar Rp 108 Juta, guna menunjang pelaksanaan program Restocking dengan menebarkan sebanyak 380.000 benih ikan pada perairan umum di 24 lokasi Kecamatan di daerah ini.
Dari hasil evaluasi yang dilakukan hingga awal Mei 2026 ini, ungkap Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumbawa melalui Kabid Perikanan Tangkap H.Burhanuddin S.Pi dalam keterangan Persnya, Senin (11/05/2026), telah dituntaskan penebaran bibit ikan Nila, Tawes dan Karper pada 13 Kecamatan yakni Kecamatan Moyo hilir, Moyo Utara, Lape, Maronge, Lab badas Batulanteh, Orong Telu, Alas, Alas Barat, Utan, Buer,
Plampang dan Labangka, dengan sisa 11 Kecamatan lainnya menyusul, ujarnya.
"Program Restocking ini, adalah kegiatan menebar ikan ke perairan umum, sebagai salah satu upaya konservasi sumberdaya perairan, sungai, waduk, embung dan sebagainya, dengan jenis-jenis ikan yang ditebar disesuaikan dengan jenis ikan asli yang berhabitat di lingkungan perairan setempat," tegas Haji Bur.
Oleh karena itu Pemda Sumbawa melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP)
Sumbawa pada tahun anggaran 2026 ini telah mengalokasikan anggaran melalui APBD senilai Rp 108 Juta bagi menunjang program restocking tersebut, dengan pengadaan benih ikan menggunakan sistem E-Catalog, berupa
pengadaan benih ikan sebanyak 380.000 benih ikan, terdiri dari bibit ikan Nila sebahyak 160.000, Tawes 120.000 dan Karper sebanyak 100.000 benih, paparnya.
Proses pengadaan benih ikan itu sendiri dipercayakan kepada pihak ketiga bekerjasama dengan pihak BPI Rhee, dan diharapkan dengan program
restocking ini kedepan pemenuhan stock ikan di perairan umum tersedia, serta adanya perbaikan gizi masyarakat dalam rangka menunjang program stunting di daerah ini, pungkasnya.(AM01)



0Komentar