TfC0GSY7TpM8TUM0TpOlBSr8Td==

Breaking News:

31 Desa di Sumbawa Siap Laksanakan Program Desa Berdaya Tematik dan Transformatif


Sumbawa Besar, Laskarmerdeka.com  -

Sebanyak 31 Desa dan Kelurahan di Kabupaten Sumbawa ditetapkan sebagai penerima program prioritas memperkuat pembangunan berbasis desa melalui program Desa Berdaya Tematik dan Desa Transformatif tahun anggaran 2026 hingga 2027 yang diprogramkan oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Sebagaimana diungkapkan Asisten III Setda Sumbawa, A Rahman Ansori dalam keterangan Persnya Selasa (211/04/2026), menjelaskan bahwa dari 31 Desa/Kelurahan yang mendapatkan program tersebut terdiri dari 29 Desa dan 2 lainnya kelurahan.

Dijelaskan, program ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Daerah dalam mendorong kemandirian desa sekaligus mengentaskan kemiskinan berbasis potensi lokal.

"Setiap Desa akan mendapatkan alokasi bantuan anggaran sebesar Rp 300 juta, dan dana bantuan ini ini sifatnya fleksibel, dan akan disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi masing-masing desa, baik untuk pengembangan desa wisata, ketahanan pangan, maupun program berbasis lingkungan, dan program lainnya,” ujarnya.ujarnya.

Menurutnya, program Desa Berdaya Tematik difokuskan pada penguatan potensi unggulan desa, dimana  Pemerintah memberikan keleluasaan kepada desa untuk menentukan arah pengembangan sesuai karakteristik wilayah, seperti pengembangan ekonomi kreatif, pertanian, atau pengelolaan lingkungan.

Sedangkan, untuk program Desa Transformatif secara khusus menyasar pengentasan kemiskinan ekstrem. Pada tahap awal, terdapat empat desa yang masuk kategori ini. Setiap keluarga penerima manfaat akan mendapatkan dukungan sekitar Rp 7 juta, yang diarahkan untuk kegiatan produktif seperti beternak atau usaha kecil, dan keempat Desa itu diantaranya Desa Labuhan, Padasuka Lunyuk dan Lape.

"Pendampingan intensif menjadi kunci dalam pelaksanaan kedua program tersebut. Pemerintah memastikan bahwa bantuan yang diberikan tidak bersifat konsumtif, melainkan mampu meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat secara berkelanjutan, dengan
program pendampingan akan terus dilakukan agar bantuan benar-benar dimanfaatkan untuk kegiatan produktif. Harapannya, masyarakat tidak hanya keluar dari kemiskinan, tetapi juga mampu meningkatkan taraf hidupnya secara mandiri,” tegasnya.

Program ini juga akan disinergikan dengan kebijakan pemerintah kabupaten/kota, khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pengembangan potensi desa. Total anggaran yang digelontorkan untuk 31 desa tematik di Kabupaten Sumbawa diperkirakan sekitar Rp 9,6 miliar.

Pemerintah provinsi menargetkan seluruh desa di NTB secara bertahap akan mendapatkan manfaat dari program ini. Proses penyaluran bantuan keuangan dijadwalkan mulai berjalan dalam waktu dekat, dengan pengawasan langsung dari pemerintah provinsi dan kabupaten.

Dengan pendekatan berbasis kebutuhan masyarakat dan potensi lokal, program Desa Berdaya Tematik dan Transformatif diharapkan menjadi salah satu strategi efektif dalam mempercepat pembangunan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat NTB, ujarnya.(AM01)

Daftar Isi

0Komentar

Formulir
Tautan berhasil disalin