Sumbawa Besar, Laskarmerdela.com —
Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori menunjukkan kepedulian mendalam atas musibah kebakaran yang terjadi di Kecamatan Alas dengan melayat ke rumah duka almarhum M. Solikin, petugas pemadam kebakaran Kabupaten Sumbawa yang gugur saat menjalankan tugas pemadaman. Kehadiran Wakil Bupati H.Ansori Minggu (22/03/2026) menjadi bentuk empati pemerintah daerah kepada keluarga almarhum yang tengah berduka.
Dalam suasana penuh haru, Wakil Bupati menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga yang ditinggalkan. Pada kesempatan tersebut, Wabup juga menyerahkan santunan sebagai bentuk perhatian dan dukungan moril bagi keluarga almarhum.
Almarhum M. Solikin gugur saat berupaya memadamkan kobaran api dalam peristiwa kebakaran hebat yang melanda permukiman warga di Dusun Pok, Desa Kalimango, Kecamatan Alas. Dedikasi almarhum dalam menjalankan tugas kemanusiaan menjadi kehilangan besar bagi jajaran pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Sumbawa.
Usai melayat, Wakil Bupati melanjutkan kunjungan ke Kecamatan Alas untuk meninjau langsung lokasi kebakaran sekaligus memastikan penanganan darurat bagi warga terdampak berjalan optimal. Dalam kesempatan tersebut, Wabup juga menyerahkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak kebakaran.
Berdasarkan laporan sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sumbawa, peristiwa kebakaran terjadi pada Minggu, 22 Maret 2026 sekitar pukul 00.15 WITA di RW 001 Dusun Pok, Desa Kalimango, Kecamatan Alas. Api pertama kali terlihat dari salah satu rumah warga dan dengan cepat membesar sehingga masyarakat sekitar berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran.
Proses pemadaman melibatkan unit Damkar Kecamatan Alas, Kecamatan Utan, serta dukungan Damkar Kabupaten Sumbawa. Setelah upaya intensif selama kurang lebih tiga jam, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan. Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.
Dampak kebakaran tergolong besar. Sebanyak sekitar 31 unit rumah mengalami rusak berat akibat hangus terbakar, sementara lima unit rumah lainnya mengalami rusak sedang. Secara keseluruhan, sedikitnya 36 unit rumah terdampak dalam peristiwa tersebut dengan jumlah warga terdampak mencapai 129 jiwa.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa bergerak cepat melakukan penanganan darurat dengan membentuk posko tanggap darurat serta mengerahkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah untuk membantu masyarakat di lokasi terdampak. Sejumlah bantuan logistik dan kebutuhan dasar mulai disalurkan kepada para korban.
Beberapa kebutuhan mendesak yang saat ini diperlukan warga antara lain dapur umum, logistik bahan pokok, terpal, pakaian layak pakai, tenda pengungsian, tempat tidur lipat, matras, serta pasokan air bersih.
Upaya penanganan darurat turut melibatkan berbagai unsur, di antaranya TNI/Polri, Damkar, Dinas Sosial, tenaga kesehatan puskesmas, aparat desa dan kecamatan, Pramuka, relawan kebencanaan, serta partisipasi aktif masyarakat setempat.
Kehadiran Wakil Bupati di tengah keluarga almarhum petugas Damkar dan masyarakat terdampak menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah dalam situasi duka dan bencana. Pemerintah daerah memastikan proses tanggap darurat hingga tahap pemulihan akan terus dilakukan secara terkoordinasi agar kebutuhan warga terdampak dapat tertangani dengan baik.(AM01)


0Komentar