Sumbawa Besar, Laskarmerdeka.com -
Wakil Bupati Sumbawa, Hj. Dewi Noviany, S.Pd., M.Pd., hadiri Pengajian Akbar dalam Rangka Memperingati Hari Ibu ke-96 tahun 2024 di Mesjid Agung Nurul Huda Sumbawa, Senin sore (16/12/2024).
Kegiatan tersebut juga turut dihadiri Ketua Organisasi Wanita se-kabupaten Sumbawa beserta jajaran, segenap Ibu-ibu Panitia, serta Jamaah Pengajian Akbar.
Peringatan Hari Ibu ke-96 tahun 2024 ini mengusung tema “Perempuan Menyapa, Perempuan Berdaya Menyongsong Indonesia Emas 2045”. Tema tersebut berarti bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam mewujudkan visi besar bangsa menjadi negara maju dan sejahtera di tahun 2045.
Wakil Bupati Sumbawa, Hj. Novi, selaku Panasehat Peringatan Hari Ibu tahun 2024, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa peringatan hari ibu memiliki makna yang sangat mendalam bagi seluruh insan. Sebab hal itu bukan hanya sekedar sebagai momentum mengenang jasa-jasa seorang ibu, tetapi juga sebagai pengingat bagi kita akan pentingnya peran perempuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Tak hanya itu, Wabup Hj. Novi juga mengatakan bahwa di Kabupaten Sumbawa, ia bersama seluruh organisasi wanita terus berupaya mendorong peran perempuan dalam berbagai bidang, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga politik. Beliau juga menegaskan bahwa Pemda bersama TP.PKK dan berbagai organisasi wanita lainnya berkomitmen untuk dapat terus memberikan ruang yang lebih bagi perempuan agar dapat berkontribusi secara maksimal bagi kemajuan daerah.
Hj. Novi juga mengajak para jama’ah pengajian menggunakan momen hari ibu ini sebagai ajang untuk berbakti kepada orang tua, menghormati para ibu, dan memperkuat peran perempuan dalam kehidupan keluarga, masyarakat, dan bangsa.
Terakhir, Wabup Novi mengapresiasi seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam menyukseskan acara ini, khususnya kepada para panitia penyelenggara dan jamaah pengajian yang telah hadir dengan semangat. Ia juga berharap agar kegiatan ini dapat membawa berkah bagi seluruh jama’ah pengajian dan memberikan inspirasi untuk terus memperjuangkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Ustadz Syatria Kurniansyah, S. Pdi., M. Pd., dalam tausiahnya menyampaikan bahwa seorang ibu memiliki kedudukan yang sangat mulia hingga seolah-olah surga yang begitu indah dan agung saja tidak lebih tingggi daripada seorang ibu karena diibaratkan berada di bawah telapak kakinya. Namun, meskipun demikian, beliau mengajak para jama’ah untuk berbakti tidak hanya kepada ibu, tetapi juga ayah. Sebab, dengan keringat ayah lah para anak-anak dapat tumbuh menjadi insan yang berbudi pekerti luhur.
Selanjutnya, Ustadz Syatria juga menyampaikan bahwa sebagai seorang Ibu ataupun istri hendaklah dapat memberikan contoh yang baik kepada anak-anaknya. Ia juga menghimbau para ibu-ibu ataupun istri-istri agar tidak menyalahgunakan penggunaan sosial media, seperti memposting hal-hal yang tidak baik, yang memicu pertikaian. Hal tersebut, harus dihindari, agar tidak di contoh oleh anak-anak.
“Jangan menciptakan jejak digital yang tidak baik bagi para anak-anak, karena hal itu akan menjadi cermin perilaku mereka kedepannya”, tukasnya.(AM02)




0Komentar