Sumbawa Besar, Laskarmerdeka.com -
Dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan di Kabupaten Sumbawa, khususnya di sejumlah wilayah terpencil dan sangat terpencil, maka Pemda Sumbawa melalui Dinas Kesehatan Sumbawa akan terus berupaya untuk membangun sejumlah sarana prasarana dan fasilitas penunjang kesehatan didaerah ini secara bertahap sesuai dengan alokasi anggaran daerah yang tersedia, dan bahkan lobbi komunikasi dan koordinasi dengan Pusat terus dilakukan, agar berbagai program perencanaan pembangunan kesehatan yang diusulkan mendapat dukungan anggaran dari pusat, ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa H.Sarip Hidayat SKM.M.AP dalam keterangan Pers diruang kerjanya, Kamis (29/10/2026).
Dijelaskan, memang untuk kegiatan fisik Dikes Sumbawa tahun 2026 ini tidak memdapatkan bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) seperti tahun-tahun sebelumnya karena anggaran yang terbatas, namun Sumbawa mendapatkan bantuan DAU 2026 melalui APBD sekitar Rp 350 Juta, yang diperuntukkan khusus untuk menunjang kegiatan rehabilitasi empat Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa.
"Keempat Pustu yang mendapatkan rehabilitasi tersebut, yakni Pustu Desa Labuhan Sangoro Kecamatan Maronge (pembangunan pagar), Pustu Desa Teladan Kecamatan Lenangguar dan Desa Lito Kecamatan Moyo Hulu (rehabilitasi ringan), dan Pustu Desa Labuhan Ijuk Kecamatan Lape," papar Sarip.
Terhitung sejak 15 September lalu terang Sarip, alhamdulillah seluruh rehabilitasi fisik ke empat Pustu tersebut telah dituntaskan dengan baik, dan kini masa pemeliharaan hingga enam bulan kedepan, namun dengan rampungnya pembenahan Pustu tersebut, maka tentu diiringi dengan peningkatan pelayanan maksimal kepada masyarakat, ujarnya.
Sarip lebih lanjut menjelaskan, dari 165 Desa/Kelurahan si Kabupaten Sumbawa sudah ada 98 unit Pustu yang sudah terbangun, termasuk 7 unit Pustu yang dibangun tahun 2025 lalu, kendati demikian keberadaan bagi Desa yang belum memiliki Pustu masih bisa memanfaatkan Polindes dan Kantor Desa untuk dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Yang jelas Sumbawa masih kekurangan 67 unit Pustu dan secara bertahap akan diupayakan pembangunannya kedepan, dimana keberadaan Pustu ini dinilai sangat penting dalam memenuhi konsep integrasi layanan primer Satu Desa Satu Pustu dengan satu bidan satu perawat dibantu dua kader," pungkasnya.
*Usulan Program 2027.
Pemda Sumbawa melalui Dinas Kesehatan
mengusulkan sejumlah paket proyek pembangunan dan pembenahan sarana prasarana dan fasilitas kesehatan ke Kementerian Kesehatan, guna mendapatkan alokasi bantuan anggaran melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) 2027 mendatang.
"Setelah dilakukan koordinasi, komunikasi dan lobby ke Pusat, alhamdulillah terkait dengan pembangunan dan pembenahan sejumlah sarana prasarana fasilitas kesehatan di wilayah terpencil dan sangat terpencil, kita telah mendapatkan lampu hijau untuk bisa mendapatkan Bantuan DAK 2027 mendatang, sehingga dalam waktu dekat ini seluruh dokumen usulan segera disampaikan ke Pusat melalui Desk," tukasnya.
Adapun, sejumlah program pembangunan dan pembenahan yang diusulkan, guna mendapatkan bantuan DAK 2027 mendatang itu, meliputi pengadaan dua unit mobil ambulance dobel gardan 4 x 4, guna mendukung penguatan operasional pelayanan Puskesmas Batulanteh dan Lantung.
Ada pula dua paket pembangunan baru Pustu Desa Semamung Kecamatan Moyo Hulu dan Desa Lunyuk Ode Kecamatan Lunyuk, serta renovasi Pustu Desa Boak Kecamatan Unter Iwes dan Desa Brang Rea Kecamatan Moyo Hulu, paparnya.
Menurutnya, usulan peningkatan pembangunan dan pembenahan sejumlah sarana prasarana dan fasilitas penunjang kesehatan ini telah dilakukan beberapa kali ke Pusat, namun akhirnya kita mendapatkan lampu hijau kalau tahun depan (2027) optimis mendapatkan alokasi bantuan DAK, sehingga berkas usulan segera disampaikan dalam waktu dekat ini ke Pusat, dan berapa jumlah alokasi anggarannya, tentu itu menjadi kewenangan pusat, ujarnya.
Jika dilihat dari luas wilayah dan jangkauan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terang Sarip, memang terkait dengan pembangunan, pembenahan dan peningkatan fasilitas sarana prasarana kesehatannya masih cukup banyak yang perlu ditingkatkan kedepan, termasuk perlu adanya penambahan tenaga kesehatan dan dokter terutama didaerah terpencil dan sangat terpencil didaerah ini, seperti pelayanan di wilayah Batulanteh dan Mate Mega Desa Marente Kecamatan
Alas.
"Oleh karena itu, kedepan kami berharap adanya penambahan tenaga kesehatan dan dokter melalui rekruitmen CPNS, sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat lebih ditingkatkan," pungkasnya.(AM01)


0Komentar