Mataram, Laskarmerdeka.com -
Pemerintah Provinsi NTB terus mendorong pembenahan tata niaga tembakau agar lebih berkeadilan bagi para petani. Besarnya produksi tembakau di NTB harus diimbangi dengan kepastian harga, posisi tawar petani yang lebih kuat, serta transparansi dalam penilaian mutu dan penimbangan.
Selain memperjuangkan kesejahteraan petani, Pemprov NTB juga memberikan perhatian penuh pada perlindungan kesehatan masyarakat. Edukasi kesehatan, penerapan Kawasan Tanpa Rokok (KTR), serta pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang tepat sasaran menjadi langkah nyata untuk mengurangi risiko kesehatan akibat konsumsi rokok.
Isu krusial ini mengemuka dalam diskusi publik dan pemutaran film dokumenter "Di Balik Ilusi Tembakau" yang digelar oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI) di Universitas Mataram pada Kamis (29/10/2026).
Keberhasilan tata kelola tembakau bukan hanya dilihat dari angka produksi, tetapi juga dari terciptanya tata niaga yang adil dan masyarakat yang sehat.(AM01)



0Komentar