Sumbawa Besar, Laskarmerdeka.com –
Perayaan Hari Lahir (Harlah) ke-378 Desa Semamung berlangsung semarak di halaman Kantor Camat Moyo Hulu, Rabu malam (26/8/2026). Dikemas dengan konsep yang kreatif dan atraktif, acara tingkat desa tersebut bahkan tampil layaknya sebuah event berskala kabupaten.
Kemeriahan semakin terasa dengan kehadiran Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mohamad Ansori, yang memberikan apresiasi atas kreativitas pemerintah desa dan masyarakat Semamung dalam mengemas perayaan hari lahir desa.
Semamung keren, Moyo Hulu keren!” ujar H. Ansori dalam sambutannya, disambut tepuk tangan meriah masyarakat yang memadati lokasi acara.
Turut hadir Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Kepala Dinas Kominfotiksandi Kabupaten Sumbawa, Ketua LATS Kab. Sumbawa, tokoh Sumbawa Poetra Adi Soerjo, Camat Moyo Hulu, Forkopimcam Moyo Hulu, perwakilan PT AMNT, para kepala desa se-Kecamatan Moyo Hulu, tokoh agama, tokoh masyarakat serta masyarakat setempat.
Rangkaian acara diawali dengan Tari Kolosal dan pemutaran video Kepala Desa Semamung, kemudian dilanjutkan pembukaan, lagu Indonesia Raya, pembacaan kalam Ilahi, do'a, sambutan, penandatanganan prasasti hingga penyerahan penghargaan kepada kepala desa terdahulu.
Berbagai atraksi seni dan hiburan yang ditampilkan turut membuat suasana semakin meriah. Masyarakat tampak antusias menyaksikan rangkaian pertunjukan, termasuk penampilan Symponi Band.
Dalam laporannya, Kepala Desa Semamung Rudi Mustaid, M.MP., menyampaikan pelaksanaan Harlah ke-378 sebagai momentum untuk memperkuat kebersamaan sekaligus memperkenalkan potensi desa.
Sementara itu, Camat Moyo Hulu Deden Fitriyadi, S.STP., M.Si., mengungkapkan sejumlah agenda pengembangan seni, budaya dan ekonomi kreatif yang tengah dipersiapkan di wilayahnya. Salah satunya adalah pembentukan Sanggar Seni Suar Teja Raboran sebagai wadah pembinaan seni budaya secara berkelanjutan. Selain itu, Kecamatan Moyo Hulu juga akan mendorong pelaksanaan festival UMKM tingkat kecamatan.
“Setiap desa kita dorong untuk menggelar festival sesuai potensi dan keunikan desanya masing-masing. Ada festival mancing di Bendungan Batu Bulan, trabas, Festival Potengan dan berbagai kegiatan lainnya,” jelas Deden.
Menurutnya, pengembangan event berbasis potensi lokal tersebut diharapkan dapat membuka ruang yang lebih luas bagi masyarakat untuk menampilkan kreativitas sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi di masing-masing desa.
Apresiasi juga disampaikan Wabup H. Ansori terhadap konsep Harlah Desa Semamung. Menurutnya, penyelenggaraan kegiatan tersebut menunjukkan bahwa desa memiliki kemampuan untuk menghadirkan event yang dikemas menarik, kreatif dan mampu mengundang antusiasme masyarakat.
Ia berharap kegiatan serupa terus dikembangkan dan tidak berhenti pada seremoni tahunan. Event budaya, seni dan pariwisata, menurutnya, harus diarahkan menjadi bagian dari penggerak ekonomi masyarakat.
“Harapan kita, dengan semakin banyak event budaya dan pariwisata di Moyo Hulu, perekonomian masyarakat juga ikut bergerak. UMKM tumbuh, pelaku seni mendapatkan ruang, dan potensi setiap desa semakin dikenal,” kata Wabup H.Ansori.
Malam tasyakuran kemudian ditutup dengan foto bersama, penampilan hiburan dan pembagian hadiah lomba.(AM01)


0Komentar