TfC0GSY7TpM8TUM0TpOlBSr8Td==

Breaking News:

Progres Fisik Optimalisasi SPAM Semongkat Capai 40 persen, Pembenahan Jaringan Distribusi Tuntas


Sumbawa Besar, Laskarmerdeka.com  -

Dalam tahun anggaran 2026 ini Pemda Sumbawa berhasi meraih empat paket proyek pembangunan sejumlah sarana prasarana (Sarpras) Air Minum dengan nilai total pagu anggaran dari APBN mencapai sekitar Rp 48 Miliar lebih dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR, sejauh ini pelaksanaan pekerjaannya berjalan dengan baik,   ungkap Dirut Perumdam Batulanteh Sumbawa H.Abdul Hakim SE dalam keterangan Persnya, Rabu (26/08/2026).

Dijelaskan, dalam tahun ini Sumbawa berhasil mendapatkan empat paket proyek strategis bagi pembangunan, penataan dan pembenahan sejumlah sarana prasarana dan fasilitas penunjang air minum dari Pemerintah Pusat. Ini semua dapat diraih, berkat perjuangan dan koordinasi intensif yang dilakukan Pemda Sumbawa dengan Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR Dirjen Cipta Karya dan Dirjen SDA serta BPBPK dan BBWS, ujarnya.

Ke empat paket proyek dimaksud terang Abi Akim akrab Dirut ini disapa, terdiri dari :
1. Paket proyek optimalisasi SPAM Semongkat rehabilitasi instalasi pengolahan air (IPA) Kantor Pusat Perumdam Batulanteh Desa Pungka Kecamatan Unter Iwes dan bangunan pendukung lainnya serta pergantian pipa distribusi sepanjang total 6 KM meliputi wilayah PPN Bukit Permai sepanjang 2,5 KM dan Moyo Hilir arah Moyo Utara sepanjang 3,5 KM.

Proyek tersebut menyerap anggaran dari 2026 APBN senilai Rp 19,3 Miliar melalui Kementerian PUPR Dirjen Cipta Karya - Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK) NTB yang merupakan Unit Pelayanan Teknis (UPT) dibawah Cipta Karya, dengan penanganan  pelaksana pekerjaan fisik dipercayakan kepada PT Duta Abadi, dengan kontrak pekerjaan selama 225 hari, dimulai Mei - Desember 2026, dan saat ini progres fisiknya telah mencapai sekitar 40%," dengan pembenahan jaringan distribusi sepanjang 6 Km telah tuntas 100 persen, paparnya.

"Saat ini kontraktor pelaksana tengah menggenjot pekerjaan pembenahan fisik untuk Instalasi Pengolahan Air (IPA) pertama dan optimis dapat dituntaskan September mendatang dan dilanjutkan dengan pembenahan dua IPA lainnya, dengan target Desember mendatang susah bisa rampung," pungkas H.Akim.

Sementara untuk paket proyek pembangunan jaringan distribusi utama jalan akses Bendungan Beingin Sila Utan dan penambahan sambungan rumah wilayah layanan Utan dan Alas Marente dengan pagu anggaran sebesar Rp 8,9 Miliar, dinilai berjalan baik.

Begitu pula paket Proyek Optimalisasi SPAM Marente meliputi pekerjaan rehabilitasi instalasi pengolahan air Marente wilayah layanan Kecamatan Alas dengan nilai anggaran Rp 900 Juta, juga sedang dalam proses pelaksanaan pekerjaan.

Sedangkan untuk paket Proyek Optimalisasi Intake dan jaringan pipa transmisi Semongkat sepanjang 5,5 Km, dengan total pagu anggaran senilai Rp 20 Miliar dari BBWS Dirjen SDA Kementerian PUPR, dan kini juga sedang dalam proses dengan pekerjaan lapangan terus digenjot, ujarnya.

"Dengan adanya empat paket proyek yang dikerjakan tahun ini, diharapkan kedepan akan dapat menunjang kegiatan operasional dan memberikan kontribusi dalam upaya memperlancar akan ketersediaan pasokan air dan layanan yang lebih baik," pungkasnya.

Namun di tengah percepatan sejumlah  pekerjaan sambung H.Akim, tentu pelanggan harus bersabar karena pelayanan air bersih masih mengalami gangguan hingga target penyelesaian pada akhir Desember 2026, karena itu atas nama jajaran Perumdam Batulanteh kami mohon maaf, tukasnya.(AM01)

Daftar Isi

0Komentar

Formulir
Tautan berhasil disalin